Usai Pelebaran, Jalan Nasional di Pulau Seram Membaik
Rabu, 2 Januari 2013 | 17:40 WIB
Dalam Tahun Anggaran 2012, untuk Pulau Seram ada 41 paket dan 32 paket pemeliharaan rutin sebesar Rp620 miliar.
Kondisi jalan nasional di Pulau Seram, Provinsi Maluku, yang dilakukan pelebaran bisa dikatakan membaik.
Dari total panjang jalan nasional Provinsi Maluku 1.660 kilometer (km), sepanjang 525 (km) yang dilakukan pelebaran.
"Pada tahun anggaran (TA) 2012 kondisinya bagus," kata Kepala Satuan Kerja (Ka-Satker) Wilayah II Maluku Jefri Watimuri, di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX Kementerian Pekerjaan Umum (PU), di Jakarta, Rabu (2/1).
Jefri mengatakan, lebar ruas jalan nasional dan jalan strategis nasional di Pulau Seram rata-rata masih mencapai 4,5 meter. Namun saat ini, sebagian dari ruas jalan itu telah ditangani melalui penanganan berkala maupun kucuran dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) 2012.
Dijelaskan Jefri, dalam TA 2012, dilakukan pelebaran dari Kairatu ke arah Masohi, lalu Masohi ke arah Haya. Dia menyebutkan, khusus untuk ruas jalan nasional dan jalan strategis nasional, ada penanganan berkala berupa peningkatan struktur.
Menurut Jefri, dalam TA 2012, untuk Pulau Seram ada 41 paket dan 32 paket pemeliharaan rutin sebesar Rp620 miliar. Sementara dari SAL ada sebanyak 21 paket pekerjaan dengan nilai Rp390 miliar.
"Apabila kontraktor tidak dapat merampungkan pekerjaan, akan didenda. Bentuk denda tersebut sesuai aturan kontrak yang sudah ditetapkan," ungkapnya pula.
Sementara itu, pada 2013 menurut Jefri, dialokasikan dana sebesar Rp166 miliar untuk menangani paket-paket rutin, serta pelebaran jalan lanjutan pekerjaan SAL. Sesuai target, diharapkan seluruh ruas jalan akan bisa mencapai lebar enam meter.
Kondisi jalan nasional di Pulau Seram, Provinsi Maluku, yang dilakukan pelebaran bisa dikatakan membaik.
Dari total panjang jalan nasional Provinsi Maluku 1.660 kilometer (km), sepanjang 525 (km) yang dilakukan pelebaran.
"Pada tahun anggaran (TA) 2012 kondisinya bagus," kata Kepala Satuan Kerja (Ka-Satker) Wilayah II Maluku Jefri Watimuri, di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX Kementerian Pekerjaan Umum (PU), di Jakarta, Rabu (2/1).
Jefri mengatakan, lebar ruas jalan nasional dan jalan strategis nasional di Pulau Seram rata-rata masih mencapai 4,5 meter. Namun saat ini, sebagian dari ruas jalan itu telah ditangani melalui penanganan berkala maupun kucuran dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) 2012.
Dijelaskan Jefri, dalam TA 2012, dilakukan pelebaran dari Kairatu ke arah Masohi, lalu Masohi ke arah Haya. Dia menyebutkan, khusus untuk ruas jalan nasional dan jalan strategis nasional, ada penanganan berkala berupa peningkatan struktur.
Menurut Jefri, dalam TA 2012, untuk Pulau Seram ada 41 paket dan 32 paket pemeliharaan rutin sebesar Rp620 miliar. Sementara dari SAL ada sebanyak 21 paket pekerjaan dengan nilai Rp390 miliar.
"Apabila kontraktor tidak dapat merampungkan pekerjaan, akan didenda. Bentuk denda tersebut sesuai aturan kontrak yang sudah ditetapkan," ungkapnya pula.
Sementara itu, pada 2013 menurut Jefri, dialokasikan dana sebesar Rp166 miliar untuk menangani paket-paket rutin, serta pelebaran jalan lanjutan pekerjaan SAL. Sesuai target, diharapkan seluruh ruas jalan akan bisa mencapai lebar enam meter.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




