ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bank Indonesia Masih Tahan BI Rate di 3,5%

Kamis, 17 Maret 2022 | 15:32 WIB
TP
FB
Penulis: Triyan Pangastuti | Editor: FMB
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam FGD dengan pimpinan redaksi media massa secara virtual, Rabu (23/2/2022).
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam FGD dengan pimpinan redaksi media massa secara virtual, Rabu (23/2/2022). (Beritasatu Photo)

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan alias BI 7 days reverse repo rate di level 3,50% dalam Rapat Dewan Gubernur BI Maret 2021, meskipun Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve sudah menaikan suku bunga sebesar 25 bps pada Rabu (16/3/2022).

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan keputusan mempertahankan suku bunga sejalan dengan perlunya bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan terkendalinya inflasi.

Selain itu, ini juga merupakan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal yang meningkat.

"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2022 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%"kata Perry, Kamis (17/3/2022) dalam pembacaan hasil RDG BI Maret 2022.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Pertama Sejak 2018, Akhirnya Fed Naikkan Suku Bunga Acuan

Ia mengatakan bahwa, perbaikan ekonomi dunia berlanjut namun berpotensi lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, disertai ketidakpastian pasar keuangan yang meningkat, seiring dengan eskalasi ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi domestik masih kuat seiring dengan meredanya penyebaran Covid-19 varian Omicron di tengah meningkatnya risiko geopolitik Rusia-Ukraina.

"Perkiraan pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh perbaikan konsumsi rumah tangga dan investasi nonbangunan serta tetap positifnya pertumbuhan konsumsi Pemerintah"ucapnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

EKONOMI
BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

EKONOMI
Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon