ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Teknologi AI Jadi Solusi Layananan Kesehatan yang Efesien dan Berkualitas

Rabu, 13 April 2022 | 14:12 WIB
CF
IC
Penulis: Chairul Fikri | Editor: CAH
Dokter Arti Indira dalam Seminar Online Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Rabu, 13 April 2022.
Dokter Arti Indira dalam Seminar Online Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Rabu, 13 April 2022. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam pelayanan kesehatan terutama di rumah sakit  di Indonesia menjadi inovasi yang sangat penting. AI ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi peningkatan beban kerja dan dapat digunakan sebagai instrumen untuk menghasilkan layanan kesehatan yang efisien, efektif, dan berkualitas terutama saat dalam masa Pandemi Covid-19.

"Teknologi Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan sebagai instrumen untuk menghasilkan pelayanan kesehatan yang efisien, efektif, dan berkualitas. Aplikasi artificial intelligence (AI) dapat berkontribusi untuk melawan pandemi seperti Covid-19 sehingga mampu membantu rumah sakit lebih fokus terhadap sumber daya dalam pengobatan pasien dalam situasi pandemi," ujar Ketua Seminar Online Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dr Arti Indira dslam keterangan persnya, Rabu (13/4/2022).

Baca Juga: Indonesia Kekurangan Tenaga Ahli Artificial Intelligence

Ditambahkannya, pemanfaatan teknologi ini meningkatkan keberhasilan dari berbagai metode pengobatan dalam 10 tahun terakhir dan angka harapan hidup. Namun selain manfaat tersebut, ternyata dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan lainnya seperti kekurangan jumlah dokter, perawat dan tenaga medis terlatih lainnya.

ADVERTISEMENT

"Harapan kami seminar online ini dapat menjawab kebutuhan informasi bagi penyelenggara pelayanan kesehatan maupun masyarakat mengenai Artificial Intelligence (AI) dan yang harus dilakukan rumah sakit dalam menghadapi kebutuhan sumber daya kesehatan," tambah istri dokter Tompi itu lagi.

Sedangkan Tim dari Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan, dr Agus Mutamakin menjelaskan teknologi Artificial Intelligence (AI) bisa menjadi salah satu cara mengatasi permasalahan sistem pelayanan kesehatan.

"Tentu ke depannya kita ingin supaya kualitas pelayan bisa kita penuhi, jadi pelayanan kesehatannya tinggi baik untuk individu maupun masyarakat. Tentu dari sisi biayanya akan bisa ditekan. Inovasi AI sudah diterapkan dalam penyediaan dukungan medis di Eropa serta sebagian besar wilayah di dunia, dan diharapkan tekhnologi ini akan bisa dimanfaatkan di Indonesia ke depannya," tandasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah Genjot Vaksinasi Cegah Penyakit Menular Pascabencana Aceh

Pemerintah Genjot Vaksinasi Cegah Penyakit Menular Pascabencana Aceh

NUSANTARA
Tenaga Medis di Aceh, Semangat Kemanusiaan Tak Hanyut oleh Banjir

Tenaga Medis di Aceh, Semangat Kemanusiaan Tak Hanyut oleh Banjir

NUSANTARA
Imbas Kasus Warga Baduy, Pramono Larang RS Tolak Pasien

Imbas Kasus Warga Baduy, Pramono Larang RS Tolak Pasien

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT