ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kebakaran Gudang Penyimpanan Kendaraan di Asahan Masih Jadi Misteri

Sabtu, 4 April 2026 | 17:43 WIB
MP
JS
Penulis: M Yudi Setiawan Pane | Editor: JJS
Kebakaran gudang penyimpanan kendaraan masih menjadi misteri.
Kebakaran gudang penyimpanan kendaraan masih menjadi misteri. (Beritasatu.com/Yudi Pane)

Kisaran, Beritasatu.com - Kebakaran hebat yang melanda gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Sisingamangaraja, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, menghanguskan 23 kendaraan. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi, Kamis (2/4/2026).

Sebanyak 19 mobil dan empat sepeda motor dilaporkan terbakar dalam insiden tersebut. Kerugian ditaksir cukup besar, sementara pemilik kendaraan masih menunggu kepastian penyebab kebakaran.

Petugas dari Polres Asahan bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (4/4/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap sumber api secara akurat.

ADVERTISEMENT

Dalam proses olah TKP, tim Labfor mengumpulkan sejumlah barang bukti, seperti sisa arang, kabel, dan material terbakar lainnya. Sampel tersebut akan diuji di laboratorium untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Kanit Jatanras Polres Asahan Ipda Asido Nababan mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Labfor.

“Kami masih menunggu hasil dari Labfor Polda Sumut. Tadi ada beberapa sampel barang di lokasi yang dibawa untuk mengetahui penyebab kebakaran ini,” ujar Ipda Asido kepada wartawan, Sabtu (4/4/2026).

Ia menegaskan, hasil analisis tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

Petugas juga melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi titik awal munculnya api. Selain itu, polisi turut memeriksa kemungkinan adanya gangguan instalasi listrik maupun faktor lain.

Sejumlah saksi, termasuk pemilik gudang dan petugas yang berjaga saat kejadian, juga telah dimintai keterangan.

“Terkait penyebab kebakaran ini pastinya masih kita tunggu hasil kerja tim Labfor. Kami sampaikan kepada korban dan masyarakat untuk bersabar. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon