ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Triwulan I, Laba Mitratel Melesat 34% Jadi Rp 459 Miliar

Rabu, 11 Mei 2022 | 12:18 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi menara telekomunikasi (tower). 
Ilustrasi menara telekomunikasi (tower).  (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com- PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel berhasil membukukan laba bersih Rp 459 miliar pada triwulan I 2022 atau melesat 34% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp 343 miliar.

"Marjin laba bersih juga meningkat, dari 22,3% pada triwulan I 2021 menjadi 24,6% pada triwulan I 2022," kata Corporate Secretary dan Direktur Investasi Mitratel Hendra Purnama, dalam katerangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (10/5/2022).

Menurut Hendra, pertumbuhan laba Mitratel ditopang meningkatnya pendapatan konsolidasi 21,5% yoy menjadi Rp 1,870 triliun per Maret 2022. Dengan demikian, pendapatan Mitratel tumbuh sebesar 21,5%, dari Rp 1,540 triliun pada posisi Maret 2021. Pendapatan konsolidasi Mitratel pada periode itu berasal dari segmen tower owned sebesar Rp 1,464 triliun, naik Rp 282 miliar atau sekitar 24,4% yoy, dari periode sama tahun lalu Rp 1,182 triliun. "Pencapaian ini didorong pertumbuhan pendapatan sewa menara dan peningkatan kolokasi yang berkelanjutan, termasuk aset hasil akuisisi menara Telkomsel dan Telkom pada Agustus 2021 lalu," katanya.

Baca Juga: Sambut Industri 4.0, Mitratel Siap Bersaing di Era Digital

ADVERTISEMENT

Selain itu, pendapatan Mitratel dari segmen tower-related business juga meningkat 34,1% dari Rp 170 miliar menjadi Rp 229 miliar. Sedangkan pendapatan di segmen reseller turun 6% menjadi Rp 176 miliar, dari sebelumnya Rp 188 miliar. Hal ini dipicu akuisisi tower reseller 798 menara dari Telkom pada Agustus 2021 yang memindahkan pendapatan reseller dari menara terkait ke pendapatan menara yang dimiliki.

Sementara laba operasi meningkat sekitar 33% menjadi Rp 814 miliar per Maret 2022, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 612 miliar. Selanjutnya, EBITDA Mitratel bertumbuh sebesar Rp 322 miliar atau 28,8% yoy dari Rp 1,120 triliun per Maret 2021 menjadi Rp 1,442 triliun per Maret 2022. Hal ini diikuti marjin EBITDA sebesar 77,1% yang meningkat 4.4 basis poin dibandingkan tahun lalu menjadi 77,1%, dari sebelumnya 72,7%. "Perkembangan atas EBITDA Mitratel tercermin pada peningkatan profitabilitas dengan efisiensi biaya pada kegiatan usaha," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon