Kemenkeu: Risiko Bergeser dari Pandemi ke Gejolak Ekonomi Global
Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:53 WIB
Lebih lanjut, risiko ketiga krisis utang global dan terakhir potensi stagflasi akibat pelemahan ekonomi global disertai inflasi tinggi merupakan kombinasi sangat berbahaya dan rumit secara kebijakan ekonomi.
Menurutnya, kebijakan fiskal diharapkan dapat menangani risiko tersebut sehingga tetap mencapai pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan, walau tantangannya berat.
"Peran kebijakan fiskal di tengah ketidakpastian global harus jalan semua yakni stabilisasi, distribusi, dan alokasi. Urutan ini tidak menunjukkan prioritas tetapi tiga hal ini harus diperhatikan," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun ini di kisaran 5,3% dapat menjadi pijakan kuat untuk tetap optimis di tahun 2023.
"APBN bekerja keras, untuk terus dorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di tengah gejolak ketidakpastian global," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




