ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ancaman Badai Malam Ini, BNPB Malaysia Keluarkan Peringatan

Selasa, 27 Desember 2022 | 17:28 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Warga menggunakan perahu di jalanan yang terendam banjir di Pasir Mas di negara bagian Kelantan utara Malaysia pada 21 Desember 2022.
Warga menggunakan perahu di jalanan yang terendam banjir di Pasir Mas di negara bagian Kelantan utara Malaysia pada 21 Desember 2022. (AFP)

Kuala Lumpur, Beritasatu.com – Ancaman badai diperkirakan melanda Malaysia pada Selasa (27/12/2022) malam ini, yang membuat Badan Penanggulangan Bencana Nasional (NADMA) mengeluarkan peringatan.

Negara-negara bagian Malaysia yang diperkirakan mengalami badai meliputi Johor, Melaka, Negeri Sembilan, Pahang, Selangor, Sabah dan Sarawak serta wilayah federal Kuala Lumpur dan Putrajaya.

Di Sarawak, enam distrik akan dilanda badai, yaitu Kuching, Samarahan, Betong, Sarikei, Sibu, dan Mukah.

Di Sabah, badai diperkirakan akan mempengaruhi wilayah pedalaman, pantai barat, Tawau, Sandakan, Kudat dan wilayah federal Labuan. Diperkirakan akan berlanjut di sebagian besar tempat ini sepanjang malam.

ADVERTISEMENT

Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) juga telah memperingatkan pada hari Selasa bahwa curah hujan diperkirakan akan berlangsung di negara bagian Borneo hingga Rabu.

Menurut NADMA, ada lima negara bagian yang terkena dampak banjir di negara itu pada Selasa pagi, Kelantan, Terengganu, Sarawak, Sabah, dan Perak. Lebih dari seribu korban banjir tercatat di Sabah saja, termasuk mereka yang dievakuasi akibat fenomena king tide di sana.

Menurut The Star, fenomena seperti itu terjadi ketika keselarasan orbit Bumi, bulan, dan Matahari bergabung untuk menciptakan efek pasang surut yang kuat.

Situasi di daerah yang dilanda banjir di Kelantan juga telah membaik, dengan berkurangnya jumlah pengungsi di negara bagian itu, lapor Bernama. Seluruh pengungsi telah ditempatkan di lima posko penanggulangan banjir di Kecamatan Pasir Mas dan Tumpat.

NADMA sejak itu mengatakan bahwa semua negara bagian sekarang berada dalam fase pascabencana dan berfokus pada pembersihan serta pekerjaan pemulihan.

Lima tewas, lebih dari 70.000 dievakuasi dalam banjir Malaysia Rabu pekan lalu. Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengumumkan bahwa Kelantan dan Terengganu masing-masing akan menerima bantuan banjir sebesar RM50 juta (US$11 juta) untuk membantu korban banjir.

Anwar Ibrahim, yang juga menteri keuangan, mengatakan di parlemen sehari sebelumnya bahwa pemerintah awalnya mengalokasikan RM 400 juta kepada NADMA untuk menangani darurat banjir nasional.

Banjir merupakan fenomena tahunan di Malaysia akibat musim timur laut yang membawa hujan lebat dari November hingga Maret.

Pada bulan yang sama tahun lalu, negara itu dilanda banjir terparah dalam sejarah ketika lebih dari 50 orang tewas dan ribuan lainnya mengungsi.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon