Usai Telepon Putin, Trump Sebut Rusia-Ukraina Siap Negosiasi
Selasa, 20 Mei 2025 | 10:48 WIB
Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan hasil pembicaraannya melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menyatakan bahwa Rusia dan Ukraina akan segera memulai proses negosiasi menuju gencatan senjata.
Melalui unggahan di media sosial, Trump menyampaikan bahwa pembicaraan antara dirinya dan Putin melalui telepon berlangsung dengan sangat baik. Ia menekankan bahwa kedua negara yang bertikai akan menentukan syarat-syarat kesepakatan secara langsung, karena hanya mereka yang memahami secara rinci dinamika konflik.
"Rusia dan Ukraina akan segera memulai negosiasi menuju gencatan senjata. Dan yang lebih penting, mengakhiri perang. Persyaratan untuk itu akan dinegosiasikan antara kedua pihak, sebagaimana mestinya, karena mereka mengetahui rincian negosiasi yang tidak akan diketahui orang lain," kata Trump dalam sebuah unggahannya, dilansir dari Antara.
Ia juga menyebutkan bahwa Vatikan, yang diwakili oleh Paus, menunjukkan minat untuk menjadi tuan rumah dalam proses perundingan damai tersebut.
Trump menggambarkan percakapannya selama dua jam dengan Putin sebagai hal yang luar biasa, dan menyebut bahwa Rusia tertarik menjalin hubungan dagang besar-besaran dengan AS setelah perang usai. Ia menilai potensi kerja sama ekonomi AS-Rusia sangat besar, sementara Ukraina juga disebut berpeluang mendapat manfaat dari perdagangan dan proses rekonstruksi negaranya.
Di tempat terpisah, Presiden Putin dalam konferensi pers di Sochi menggambarkan diskusinya dengan Trump sebagai terbuka dan substansial. Ia menekankan bahwa Trump memahami sikap Rusia dalam mencari penyelesaian damai atas konflik Ukraina.
Putin menambahkan bahwa kemungkinan tercapainya gencatan senjata akan bergantung pada kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Ia juga menyebut bahwa Rusia siap bekerja sama dengan Ukraina melalui penyusunan memorandum yang mencakup prinsip-prinsip perjanjian damai, termasuk waktu pelaksanaan dan kemungkinan penghentian sementara pertempuran.
Trump disebut telah menyampaikan isi pembicaraan mealui telepon dengan Putin tersebut kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta sejumlah pejabat Eropa lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




