Polisi Tangkap 39 Orang dalam Kerusuhan Protes Imigrasi di Los Angeles
Selasa, 10 Juni 2025 | 00:09 WIB
Los Angeles, Beritasatu.com - Kepala Kepolisian Kota Los Angeles, Jim McDonnell mengamankan sebanyak 39 orang terkait kerusuhan yang terjadi di Los Angeles akibat kebijakan Presiden Amerika Donald Trump dalam memberantas imigrasi ilegal.
"Kami telah mengamankan 10 orang pada Minggu (8/6/2025), serta 29 orang pada malam sebelumnya, Sabtu (7/6/2025)," jelas Jim McDonnell dikutip dari Reuters, Senin (9/6/2025).
Jim McDonnel mengatakan, semua orang berhak melakukan unjuk rasa secara damai. Namun, dirinya tidak menyarankan apabila unjuk rasa dilakukan dengan kekerasan yang membuat suasana di Los Angels semakin tidak terkendali.
Dalam mengendalikan para demonstran yang terlihat semakin brutal, membuat pihaknya harus menggunakan gas air mata serta menerjunkan sejumlah polisi berkuda untuk mengendalikan massa.
Sejumlah demonstran terlihat melemparkan proyektil beton, botol hingga barang-barang yang membahayakan kepolisian.
Ia menyebut, gelombang protes akan terus berlanjut terkait kebijakan imigrasi Donald Trump.
"Para demonstran sudah melanggar hukum, bahkan sudah memperluas hingga mencakup seluruh wilayah pusat kota," lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Los Angeles Karen Bass menyalahkan pemerintahan Donald Trump karena memicu ketegangan dengan mengirimkan Garda Nasional. Ia juga mengecam para pengunjuk rasa yang membakar mobil dan melemparkan botol ke arah polisi.
"Saya tidak ingin orang-orang terjerumus dalam kekacauan seperti ini, yang saya meyakini diciptakan oleh pemerintah secara tidak perlu," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




