Tolak Seruan Menyerah, Pemimpin Tertinggi Iran Kini Ancam AS
Rabu, 18 Juni 2025 | 22:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menolak seruan Amerika Serikat (AS) untuk menyerah di tengah gempuran serangan Israel yang semakin hebat. Ia juga memperingatkan bahwa keterlibatan militer AS akan menyebabkan kerusakan yang tak terpulihkan bagi pihak Amerika.
"Orang-orang bijak yang mengenal Iran, rakyatnya, dan sejarahnya, tidak akan berbicara kepada bangsa ini dengan bahasa ancaman, karena bangsa Iran bukan bangsa yang mudah menyerah,” ujar Ayatollah Ali Khamenei, dikutip dari AP, Rabu (18/6/2025).
“Amerika harus tahu bahwa keterlibatan militer AS sudah pasti akan menyebabkan kerusakan yang tak terpulihkan bagi mereka," lanjutnya.
Seorang diplomat Iran sebelumnya juga memperingatkan bahwa intervensi AS akan berisiko memicu perang besar-besaran.
Serangan terbaru Israel menghantam satu fasilitas yang digunakan untuk memproduksi sentrifugal uranium dan satu lagi yang digunakan untuk membuat komponen rudal.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, juga mengatakan militer telah menyerang markas besar pasukan keamanan dalam negeri Iran pada Rabu, meskipun tidak menyebutkan lembaga atau lokasinya secara spesifik. Serangan ini menandai pergeseran fokus ke aparat keamanan domestik Iran.
Kampanye udara Israel telah menghantam sejumlah lokasi nuklir dan militer, menewaskan sejumlah jenderal dan ilmuwan nuklir papan atas. Sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Washington menyebut sedikitnya 585 orang, termasuk 239 warga sipil, telah tewas, dan lebih dari 1.300 orang terluka.
Iran sendiri telah menembakkan sekitar 400 rudal dan ratusan drone dalam serangan balasannya, yang menewaskan sedikitnya 24 orang di Israel dan melukai ratusan lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Iran Bantah Tangkap Pilot Jet Tempur AS
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk




