Kirim Pesan, Mojtaba Khamenei Tegaskan Dukungan Iran ke Hizbullah
Rabu, 1 April 2026 | 21:18 WIB
Teheran, Beritasatu.com – Pemimpin tertinggi Iran yang baru Mojtaba Khamenei, mengirimkan pesan resmi kepada pemimpin Hizbullah, Naim Qassem. Dalam pesan tersebut, Teheran menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kelompok bersenjata Lebanon itu dalam konfrontasi melawan Israel dan Amerika Serikat.
Pesan yang diunggah melalui saluran Telegram resmi pada Rabu (1/4/2026) ini merupakan ucapan terima kasih atas belasungkawa Hizbullah pascawafatnya Ali Khamenei. Mojtaba menekankan bahwa saat ini merupakan fase yang sangat sensitif bagi gerakan perlawanan di Timur Tengah.
"Kami percaya pada kebijaksanaan dan keberaniannya untuk melawan rencana musuh, menghancurkan mereka, dan mengembalikan kehormatan serta kemakmuran kepada rakyat Lebanon," tulis pesan Mojtaba Khamenei yang ditujukan untuk Naim Qassem.
Dukungan Tanpa Batas
Mojtaba menggarisbawahi bahwa kepemimpinan Hizbullah memegang tanggung jawab besar dalam memandu gerakan di tengah konflik yang memanas. Ia memastikan bahwa Iran akan tetap berdiri di belakang Hizbullah sebagai bagian dari "Poros Perlawanan".
Pernyataan ini menjadi salah satu kemunculan langka Mojtaba di ruang publik digital sejak penunjukannya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Hingga saat ini, sosoknya belum tampil secara langsung atau memberikan pidato terbuka di hadapan rakyat Iran.
Kemunculan pesan ini juga meredam spekulasi mengenai kondisi kesehatannya. Sebelumnya, sumber CNN menyebut Mojtaba sempat terluka dalam serangan Israel pada 28 Februari 2026 lalu yang menewaskan ayahnya, mendiang Ali Khamenei.
Hubungan Iran dan Hizbullah semakin erat seiring meningkatnya intensitas pertempuran di perbatasan Israel-Lebanon. Konflik ini memuncak setelah Hizbullah melancarkan serangan roket besar-besaran pada 2 Maret sebagai aksi balasan atas kematian Ali Khamenei.
Agresi militer Israel ke wilayah Lebanon selatan dilaporkan telah menelan setidaknya 1.268 korban jiwa. Hizbullah, sebagai milisi terkuat yang didukung Iran, tetap menjadi ujung tombak Teheran dalam membendung pengaruh militer AS dan Israel di kawasan tersebut.
Pesan Mojtaba ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa kebijakan luar negeri Iran terhadap proksinya tidak akan berubah meskipun terjadi transisi kepemimpinan di Teheran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




