ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

10 Desa Terisolasi Akibat Banjir di Aceh Tengah Kembali Bisa Diakses

Sabtu, 4 April 2026 | 04:41 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Warga melintas di lokasi wisata Danau Lut Tawar yang rusak akibat tertimbun tanah longsor di Bebuli, Desa Mendale, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (1/1/2026).
Warga melintas di lokasi wisata Danau Lut Tawar yang rusak akibat tertimbun tanah longsor di Bebuli, Desa Mendale, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (1/1/2026). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Banda Aceh, Beritasatu.com – Akses menuju 10 desa yang sempat terisolasi setelah jembatan darurat ambruk akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tengah mulai pulih. Jalur kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah Andalika menyampaikan akses sementara untuk menembus desa-desa tersebut menggunakan jembatan gantung. Jalur ini memungkinkan mobilitas warga kembali berjalan.

"Sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, di sana ada jembatan gantung," kata Andalika saat dikonfirmasi dari Banda Aceh dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2026).

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Banjir bandang menerjang wilayah Aceh Tengah akibat hujan lebat pada Selasa (31/3/2026). Peristiwa ini menyebabkan sejumlah jembatan darurat yang dibangun TNI pascabanjir pada November 2026 ambruk dan tiga akses jalan terputus akibat longsor.

Jembatan yang putus berada di Kala Ili, Kecamatan Linge, serta Burlah dan Bergang di Kecamatan Ketol. Kondisi tersebut membuat 10 desa sempat terisolasi.

Akses menuju wilayah terdampak kini dapat dilalui melalui jembatan gantung di Burlah dan Kala Ili. Jalur di jembatan Bergang juga sudah bisa dilalui kendaraan roda dua.

"Jembatan gantung ada di Burlah dan jembatan gantung Kala Ili. Untuk jembatan Bergang masih bisa dilewati dengan kendaraan roda dua," ujarnya.

Pembangunan kembali jembatan permanen masih dalam proses. Rencana pembangunan menggunakan jembatan bailey tengah disiapkan.

Akses jalan provinsi di kawasan Bintang–Simpang Kraft menuju Kabupaten Gayo Lues juga sudah kembali normal. Jalur tersebut sebelumnya sempat lumpuh akibat longsor.

"Jalan status provinsi (Bintang- Simpang Kraft) yang bertemu dengan jalan nasional Takengon-Gayo Lues sudah bisa dilewati," katanya.

Kondisi ini membuat warga di wilayah terdampak mulai dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mobilitas logistik kembali berjalan meski masih terbatas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi, 10.914 Warga Terdampak

24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi, 10.914 Warga Terdampak

NUSANTARA
6 Ton Bantuan Dikirim via Udara ke Wilayah Terisolasi di Aceh Tengah

6 Ton Bantuan Dikirim via Udara ke Wilayah Terisolasi di Aceh Tengah

NUSANTARA
26 Desa Masih Terisolasi, Aceh Tengah Perpanjang Masa Tanggap Darurat

26 Desa Masih Terisolasi, Aceh Tengah Perpanjang Masa Tanggap Darurat

NUSANTARA
2 Jembatan Rampung, Bener Meriah-Aceh Tengah dan Nagan Raya Terhubung

2 Jembatan Rampung, Bener Meriah-Aceh Tengah dan Nagan Raya Terhubung

NUSANTARA
12.638 Hektare Kebun Kopi Gayo di Aceh Tengah Rusak Akibat Bencana

12.638 Hektare Kebun Kopi Gayo di Aceh Tengah Rusak Akibat Bencana

NUSANTARA
Pemerintah Terus Pasok Beras ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

Pemerintah Terus Pasok Beras ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT