Pemerintah Terus Pasok Beras ke Aceh Tengah dan Bener Meriah
Selasa, 30 Desember 2025 | 03:42 WIB
Banda Aceh, Beritasatu.com – Pemerintah Aceh terus mengkomodasi Bulog untuk memaksimalkan pasokan beras ke Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Sebanyak 24 truk dikerahkan untuk mengangkut 96 ton beras ke wilayah dataran tinggi Gayo itu, Senin (29/12/2025).
“Masing-masing membawa muatan 4 ton. Total pengiriman sebanyak 96 ton,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir.
Menurutnya, pengangkutan beras dari cadangan beras pemerintah (CBP) untuk bencana alam tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat di daerah terdampak. Distribusi dilakukan melalui jalur darat dari gudang Bulog Ulee Blang Manee, Lhokseumawe menuju gudang Bulog Blang Kolak II, Takengon.
Nasir yang juga ketua Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh mengatakan Pemerintah Aceh terus mendorong Perum Bulog agar menjaga stabilitas jumlah stok beras di wilayah terdampak, khususnya di Aceh Tengah dan Bener Meriah, mengingat kebutuhan masyarakat yang meningkat pascabencana.
“Pemerintah Aceh terus mendorong Bulog untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas stok beras di Aceh Tengah dan Bener Meriah agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” ujarnya.
Selain pengiriman melalui jalur darat, sebelumnya Pos Komando Tanggap Darurat juga telah mendorong Bulog agar menyalurkan bantuan beras melalui jalur udara sebagai langkah antisipasi akibat akses darat terputus.
"Bantuan terus kita maksimalkan penyalurannya ke korban terdampak bencana di seluruh Aceh," jelas Nasir.
Berdasarkan informasi diperoleh, distribusi bantuan untuk Aceh Tengah hari ini ke sebagian wilayah dilakukan lewat udara. Sejumlah helikopter membawa bantuan ke Kecamatan Linge, Kecamatan Silih Nara, serta Kecamatan Bintang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




