ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

6 Ton Bantuan Dikirim via Udara ke Wilayah Terisolasi di Aceh Tengah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:36 WIB
WM
SM
Penulis: Wahyu Majiah | Editor: SMR
Distribusi bantuan melalui helikopter untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh Tengah.
Distribusi bantuan melalui helikopter untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh Tengah. (Beritasatu.com/Humas Pemerintah Aceh)

Banda Aceh, Beritasatu.com – Pemerintah kembali menyalurkan 6 ton bantuan logistik untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di wilayah yang masih terisolasi di Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan didistribusikan melalui jalur udara, Sabtu (10/1/2026).

Distribusi menggunakan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilakukan untuk mempercepat penyaluran bantuan ke kampung-kampung yang hingga kini masih sulit dijangkau karena akses darat belum sepenuhnya pulih.

Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana dan Banjir Aceh Murthalamuddin mengatakan total bantuan yang disalurkan melalui udara hari ini 6 ton. 

ADVERTISEMENT

“Penggunaan helikopter menjadi pilihan paling efektif agar bantuan segera diterima masyarakat, terutama di wilayah pedalaman yang akses jalannya belum normal,” kata Murthalamuddin.

Di Kecamatan Linge, bantuan masing-masing disalurkan ke Kampung Ise-Ise sebanyak 2.000 kilogram, Kampung Umang 500 kilogram, Kampung Delung Sekinel 500 kilogram, dan Kampung Linge 300 kilogram.

Sementara di Kecamatan Silih Nara, bantuan 300 kilogram disalurkan ke Kampung Terang Engon. Di Kecamatan Ketol, bantuan masing-masing 300 kilogram dikirim ke Kampung Karang Ampar, Serempah, Pantan Reduk, Kekuyang, dan Buge Ara.

Adapun di Kecamatan Rusip Antara, bantuan masing-masing 300 kilogram diterima oleh Kampung Tirmi Ara, Arul Pertik, dan Pilar Jaya.

Murthalamuddin menyebutkan, secara kumulatif, total bantuan logistik yang telah disalurkan ke Aceh Tengah sejak 26 November 2025 hingga 9 Januari 2026 mencapai 984.975 kilogram. Bantuan tersebut terdiri atas kebutuhan pangan dan logistik dasar untuk menopang kebutuhan warga terdampak.

Ia juga menyampaikan optimistis masyarakat Aceh Tengah akan segera bangkit pascabencana. Hal ini berdasarkan semangat gotong royong yang kuat dari warga dan dukungan lintas pihak yang terus mengalir.

"Dengan kerja bersama, kami optimistis proses pemulihan akan berjalan lebih cepat dan kehidupan masyarakat berangsur normal,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
10 Desa Terisolasi Akibat Banjir di Aceh Tengah Kembali Bisa Diakses

10 Desa Terisolasi Akibat Banjir di Aceh Tengah Kembali Bisa Diakses

NUSANTARA
24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi, 10.914 Warga Terdampak

24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi, 10.914 Warga Terdampak

NUSANTARA
26 Desa Masih Terisolasi, Aceh Tengah Perpanjang Masa Tanggap Darurat

26 Desa Masih Terisolasi, Aceh Tengah Perpanjang Masa Tanggap Darurat

NUSANTARA
2 Jembatan Rampung, Bener Meriah-Aceh Tengah dan Nagan Raya Terhubung

2 Jembatan Rampung, Bener Meriah-Aceh Tengah dan Nagan Raya Terhubung

NUSANTARA
12.638 Hektare Kebun Kopi Gayo di Aceh Tengah Rusak Akibat Bencana

12.638 Hektare Kebun Kopi Gayo di Aceh Tengah Rusak Akibat Bencana

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon