Hujan Deras Picu Banjir Donggala, 552 Rumah di 2 Kecaman Terendam
Sabtu, 4 April 2026 | 08:46 WIB
Donggala, Beritasatu.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (3/4/2026), memicu banjir yang merendam ratusan rumah warga di dua kecamatan, yakni Sirenja dan Balaesang. Sebanyak 552 unit rumah dilaporkan terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah mencatat, dari jumlah tersebut, sebanyak 522 rumah berada di Kecamatan Sirenja. Rumah-rumah terdampak tersebar di sejumlah desa, seperti Balentuma, Tompe, Lompio, Tanjung Padang, Dampal, Tondo, dan Lende Tovea.
Selain permukiman warga, banjir juga merendam fasilitas umum, termasuk SDN 3 Lende Tovea dan kantor desa setempat. Sementara itu, sebanyak 30 rumah lainnya terdampak di Desa Labean, Kecamatan Balaesang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, menjelaskan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak siang hingga sore hari yang menyebabkan debit sungai meningkat dan meluap ke permukiman. “Tidak ada korban jiwa, tetapi jumlah warga terdampak masih dalam pendataan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Asbudianto menambahkan, kebutuhan mendesak di Kecamatan Sirenja adalah pengerahan alat berat untuk normalisasi sungai guna mengembalikan kapasitas aliran air. Sementara di Balaesang, diperlukan pembangunan bronjong serta perbaikan sistem drainase untuk mengurangi risiko banjir susulan.
BPBD Sulawesi Tengah bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Kabupaten Donggala terus berkoordinasi dalam penanganan dampak banjir serta langkah mitigasi lanjutan.
Pada sisi lain, Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, mengungkapkan pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera berkoordinasi dengan BPBD dalam pengerahan alat berat ke wilayah terdampak, khususnya di Kecamatan Sirenja.
“Hujan telah berhenti dan air mulai surut, tetapi normalisasi sungai penting dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” katanya.
Meski kondisi air mulai berangsur surut, upaya penanganan dan pencegahan banjir susulan masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak terkait.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




