Langgar Aturan Internal Chelsea, Enzo Fernandez Dilarang Bermain
Sabtu, 4 April 2026 | 08:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gelandang Enzo Fernandez dicoret dari skuad Chelsea untuk dua pertandingan mendatang setelah dianggap melanggar aturan internal tim. Keputusan tersebut dikonfirmasi langsung oleh pelatih Liam Rosenior.
Fernandez dipastikan absen pada laga perempat final Piala FA melawan Port Vale, begitu juga saat kubu The Blues menghadapi Manchester City pada lanjutan kompetisi liga Inggris Premier League.
“Kami mengambil langkah itu dengan saya sebagai bagian dalam pengambil keputusan tersebut. Ia (Fernandez) tidak akan bermain pada laga Piala FA maupun pertandinan berikutnya,” ujar Rosenior, Jumat (3/4/2026) seperti dilansir dari BBC.
Pelatih asal Inggris itu menyebut keputusan pencoretan sang kapten diambil secara bersama oleh manajemen klub, termasuk direktur olahraga dan para pemain. Ia menilai pernyataan Fernandez terkait kemungkinan pindah klub telah melewati batas.
“Ini mengecewakan karena ia mengeluarkan pernyataan seperti itu. Saya tidak punya kata-kata buruk untuknya, tetapi ada batas yang dilanggar dalam budaya klub dan apa yang ingin kami bangun,” ujarnya.
Meski demikian, Rosenior tetap memberikan apresiasi terhadap kualitas dan profesionalisme pemain asal Argentina tersebut.
“Sebagai pribadi dan pemain, saya sangat menghormati apa yang telah ia capai. Dia frustrasi karena ingin tim ini sukses,” katanya.
Sanksi ini dijatuhkan setelah Fernandez dalam sebuah siniar menyatakan keinginannya untuk tinggal di Madrid. Pernyataan itu memicu spekulasi kepindahan dirinya ke Real Madrid.
Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah kekalahan Chelsea dari Paris Saint-Germain (PSG) pada ajang Liga Champions.
Sementara itu, agen Fernandez, Javier Pastore, menilai keputusan klub tidak adil. Ia juga menegaskan kliennya tidak pernah secara eksplisit menyatakan ingin meninggalkan Chelsea.
“Hukuman ini sepenuhnya tidak adil. Larangan bermain dua pertandingan, apalagi itu sangat penting bagi Chelsea karena terkait peluang lolos Liga Champions, sementara dia adalah salah satu pemain terpenting tim,” ujar Pastore.
Pastore, yang juga mantan pemain timnas Argentina, menyebut pernyataan Fernandez disalahartikan pihak klub. Bahkan dalam siniar itu, Enzo hanya menjawab pertanyaan mengenai Madrid sebagai sebuah kota.
“Tidak ada alasan yang jelas atau pembenaran mengapa dia dilarang bermain. Enzo tidak menyebut klub mana pun atau mengatakan ingin pergi dari Chelsea. Dia hanya menyebut Madrid sebagai kota,” katanya.
Meski mendapat sanksi, pihak klub menegaskan pintu untuk Fernandez belum tertutup. Keputusan ini disebut sebagai langkah untuk menjaga disiplin dan budaya tim.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




