ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Isu Politik-Hukum: Identitas Tersangka Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Sabtu, 4 April 2026 | 07:21 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) meminta Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI membuka identitas empat tersangka kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus ke publik. Hal itu dinilai sebagai bagian dari transparansi.
Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) meminta Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI membuka identitas empat tersangka kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus ke publik. Hal itu dinilai sebagai bagian dari transparansi. (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Komnas Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI membuka identitas empat tersangka kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus ke publik. Hal itu dinilai sebagai bagian dari transparansi.

Pemberitaan lainnya yang terangkum dalam isu politik-hukum Beritasatu.com, Jumat (3/4/2026), yaitu soal jenazah tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon selatan. Kementerian Pertahanan memastikan tiga prajurit yang menjalankan misi perdamaian itu akan tiba pada Sabtu (4/4/2026).

Selain itu, soal desakan agar Indonesia membawa kasus gugurnya tiga prajurit Indonesia di Lebanon selatan ke Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) dengan terduga utama Israel.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengutuk keras pengesahan undang-undang oleh parlemen Israel Knesset terkait hukuman mati bagi tawanan Palestina.

1. Komnas HAM Minta TNI Buka Identitas Tersangka Peneror Andrie Yunus

Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) meminta Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI transparan dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus. Salah satunya dengan segera membuka identitas tersangka ke publik.

"Segera ada pengumuman terkait identitas pelaku kepada publik," kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P Siagian di Jakarta, Jumat (3/4/2026).

Saurlin mendorong adanya pelibatan pengawasan eksternal dalam upaya penegakan hukum kasus ini. Selain itu, dia berharap Komnas HAM bisa mendapatkan akses untuk menggali keterangan para pelaku.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur

INTERNASIONAL
Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia Sabtu Besok

Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia Sabtu Besok

NASIONAL
Jokowi: Saya Berduka Atas Gugurnya 3 Prajurit Terbaik TNI di Lebanon

Jokowi: Saya Berduka Atas Gugurnya 3 Prajurit Terbaik TNI di Lebanon

NASIONAL
3 Prajurit TNI Gugur, Anggota DPRD Jakarta Minta Israel Ditangkal

3 Prajurit TNI Gugur, Anggota DPRD Jakarta Minta Israel Ditangkal

NASIONAL
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PDIP Desak Israel Dibawa ke ICC

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PDIP Desak Israel Dibawa ke ICC

NASIONAL
Delegasi Israel Sibuk Main HP Saat RI Kecam Gugurnya 3 TNI di Lebanon

Delegasi Israel Sibuk Main HP Saat RI Kecam Gugurnya 3 TNI di Lebanon

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT