ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rudal Patriot Ukraina Kewalahan Hadapi Manuver Maut Iskander Rusia

Jumat, 15 Agustus 2025 | 18:30 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Rudal Iskander Rusia.
Rudal Iskander Rusia. (Twitter.com/@DuitsmanMS)

Washington, Beritasatu.com -  Intelijen Amerika Serikat (AS) mengakui bahwa sistem pertahanan udara Patriot milik Ukraina semakin kesulitan menghadapi rudal balistik Iskander-M Rusia yang terus mengalami peningkatan kemampuan.

Menurut laporan Kantor Inspektur Jenderal (OIG) Pentagon pada 14 Agustus, berdasarkan penilaian Badan Intelijen Pertahanan AS, inovasi taktis terbaru Rusia membuat Angkatan Udara Ukraina sulit mempertahankan efektivitas tempur Patriot dalam mencegat rudal balistik.

Salah satu pembaruan signifikan pada Iskander-M adalah kemampuannya untuk mengubah jalur penerbangan dan terus bermanuver, berbeda dengan rudal balistik konvensional yang mengikuti lintasan tetap.

ADVERTISEMENT

OIG menyoroti contoh serangan pada 28 Juni, ketika Rusia meluncurkan tujuh rudal balistik namun Ukraina hanya berhasil mencegat satu. Pada 9 Juli, dari 13 rudal yang ditembakkan, Ukraina mengeklaim berhasil menjatuhkan tujuh di antaranya. Namun, intelijen AS tidak merinci jenis rudal yang digunakan dalam kedua serangan tersebut.

Militer Ukraina belum memberikan tanggapan resmi atas laporan ini. Editor situs militer AS War Zone, Joseph Trevithick, menilai kemampuan manuver Iskander-M membuatnya menjadi ancaman serius bagi pertahanan udara. Belum jelas bagaimana Rusia meningkatkan fitur ini dan mengapa tidak digunakan lebih awal.

Kolonel Yuri Ignat, juru bicara Komando Angkatan Udara Ukraina, pada Mei lalu mengungkapkan bahwa Rusia juga memodifikasi Iskander-M dengan pelepasan umpan selama fase penurunan untuk mengacaukan radar, sehingga sistem seperti Patriot sulit mengunci target.


Sistem Patriot dirancang untuk menghitung titik intersepsi rudal berdasarkan lintasan tetap. Kemampuan manuver Iskander-M membuat perhitungan ini sulit dilakukan, sehingga efektivitas Patriot menurun.

Washington Post sebelumnya menyebut Iskander-M sebagai senjata paling menakutkan dan efektif Rusia dalam perang Ukraina, dan hanya Patriot yang dinilai mampu menandinginya. Namun, keberhasilan intersepsi Patriot menurun akibat keterbatasan jumlah rudal, peluncur, dan kerusakan baterai akibat serangan Rusia.

Analisis Institut Kiel di Jerman menyebut tingkat keberhasilan Patriot Ukraina terhadap rudal balistik, termasuk Iskander-M, hanya sekitar 4% pada 2024. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena Ukraina hampir sepenuhnya bergantung pada Patriot untuk menghadapi rudal balistik Rusia.

Patriot menjadi sistem persenjataan termahal yang disuplai AS dan sekutunya, dengan biaya sekitar US$ 1,1 miliar per unit, termasuk US$ 690 juta untuk rudal dan US$ 400 juta untuk komponen lainnya. Sistem yang digunakan Ukraina dilengkapi rudal PAC-3 MSE buatan AS, berjangkauan maksimum 120 km untuk pesawat dan 60 km untuk rudal balistik.

Menurut laporan media AS pada Mei, Ukraina memiliki delapan sistem Patriot, dengan enam beroperasi dan dua dalam perbaikan. Namun, data terbaru menunjukkan hanya lima sistem yang siap tempur, dengan jumlah radar dan peluncur yang tidak diungkapkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon