ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dunia Mendesak Penahanan Diri setelah Serangan AS-Israel ke Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:47 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Orang-orang menyaksikan asap mengepul di cakrawala setelah ledakan di Teheran, Iran, Sabtu, 28 Februari 2026.
Orang-orang menyaksikan asap mengepul di cakrawala setelah ledakan di Teheran, Iran, Sabtu, 28 Februari 2026. (AP)

Jakarta, Beritasatu.com - Para pemimpin di Eropa dan seluruh dunia mendesak semua pihak untuk menahan diri setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran, Sabtu (28/2/2026).

Presiden Donald Trump mengatakan serangan itu bertujuan untuk menghentikan program nuklir Iran dan mendorong perubahan pemerintahan, setelah beberapa putaran pembicaraan nuklir gagal mencapai kesepakatan.

Menanggapi serangan tersebut, Kementerian Luar Negeri Iran meminta Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan menghadapi pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional.

ADVERTISEMENT

Melansir dari The New York Times, Pemerintah Inggris menyatakan tidak ikut serta dalam serangan dan menekankan prioritas keselamatan warga negaranya, seraya menegaskan dukungan terhadap solusi diplomatik untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Di Jerman, Kanselir Friedrich Merz memantau perkembangan dengan seksama dan berkoordinasi dengan mitra Eropa, sementara diplomat senior Uni Eropa Kaja Kallas berbicara dengan pejabat Israel dan negara-negara Arab untuk menjajaki jalur diplomatik.

Pimpinan eksekutif Uni Eropa Ursula von der Leyen bersama Antonio Costa menekankan pentingnya mencegah tindakan yang dapat memperburuk ketegangan atau melemahkan rezim nonproliferasi global.

Di Lebanon, para pemimpin menyerukan semua pihak memprioritaskan kesejahteraan warga Iran, menyinggung kemungkinan peran kelompok militan pro-Iran Hezbollah dalam konflik.

Sementara itu, Arab Saudi mengecam serangan balasan Iran terhadap negara-negara Arab, termasuk Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional, dan menegaskan solidaritas penuh serta kesiapan menyediakan semua sumber daya untuk membantu sekutunya.

Pemerintah Swiss menyatakan keprihatinan mendalam dan menyerukan penghormatan penuh terhadap hukum internasional, sambil meminta semua pihak menahan diri dan melindungi warga sipil.

Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah ini, dengan serangan udara, rudal dan ancaman milisi pro-Iran memicu kekhawatiran internasional akan kemungkinan eskalasi konflik regional lebih luas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pesawat Tanker KC-135 AS Jatuh Saat Misi Serang Iran, 6 Kru Tewas

Pesawat Tanker KC-135 AS Jatuh Saat Misi Serang Iran, 6 Kru Tewas

INTERNASIONAL
Ini Peta Serangan AS-Israel dan Balasan Rudal Iran

Ini Peta Serangan AS-Israel dan Balasan Rudal Iran

INTERNASIONAL
Langit Bahrain Dihujani Rudal Iran, WNI Ceritakan Situasinya

Langit Bahrain Dihujani Rudal Iran, WNI Ceritakan Situasinya

INTERNASIONAL
Perang Iran-Israel, 3 Pesawat Jemaah Umrah Indonesia Tiba di Jeddah

Perang Iran-Israel, 3 Pesawat Jemaah Umrah Indonesia Tiba di Jeddah

INTERNASIONAL
Rudal Iran Tembus Markas Armada Ke-5 AS di Bahrain

Rudal Iran Tembus Markas Armada Ke-5 AS di Bahrain

INTERNASIONAL
Satelit Potret Kerusakan Kompleks Rumah Aman Ayatollah Khamenei

Satelit Potret Kerusakan Kompleks Rumah Aman Ayatollah Khamenei

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT