Doha Mencekam! Puing Rudal Berjatuhan, Bandara Dubai Tutup Total
Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:47 WIB
Doha, Qatar, Beritasatu.com – Situasi keamanan di kawasan Teluk Arab memburuk secara drastis pada Sabtu (28/2/2026). Ibu kota Qatar, Doha, dilanda kepanikan luar biasa setelah puing-puing rudal dilaporkan jatuh di pinggiran kota, memicu ledakan besar dan kobaran api. Di saat yang bersamaan, pusat penerbangan global, Bandara Internasional Dubai, resmi menghentikan seluruh operasionalnya.
Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik dramatis saat benda logam raksasa jatuh dari langit Doha. Video yang telah diverifikasi oleh Al Jazeera tersebut menunjukkan warga yang berteriak histeris dan berlarian mencari perlindungan saat ledakan keras mengguncang pemukiman, disusul kepulan asap hitam tebal dan api merah yang membubung tinggi.
Kengerian warga terekam jelas dalam suara latar video tersebut. “Ledakan itu tepat di sebelah kamar saya,” terdengar suara seseorang dengan nada gemetar menggambarkan betapa dekatnya ancaman tersebut dari lokasi hunian. “Ya Tuhan! Semoga Allah melindungi kita,” tambahnya dalam doa di tengah suasana mencekam.
Dampak eskalasi militer regional ini merembet cepat ke sektor transportasi. Otoritas Bandara Internasional Dubai (DXB) mengumumkan penangguhan seluruh operasi penerbangan secara mendadak. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif demi keselamatan penumpang mengingat ruang udara di kawasan Teluk kini dianggap sebagai zona risiko tinggi.
Hingga pemberitahuan lebih lanjut, tidak ada pesawat yang diizinkan lepas landas maupun mendarat di salah satu bandara tersibuk di dunia tersebut. Ribuan penumpang dilaporkan tertahan di terminal, sementara maskapai penerbangan mulai melakukan pengalihan rute (divert) ke wilayah yang lebih aman di luar kawasan konflik.
Jatuhnya puing-puing roket di Doha diduga kuat merupakan konsekuensi dari aktivitas sistem pertahanan udara yang berupaya mencegat serangan rudal lintas batas. Meskipun Qatar berupaya menjaga posisi netral, keberadaan instalasi militer asing di wilayahnya menjadikan negara ini rentan terhadap dampak langsung konfrontasi antara blok AS-Israel dan Iran.
Komunitas internasional kini mengamati dengan cermat perkembangan di semenanjung Arab. Penutupan Bandara Dubai dan ledakan di Doha menandai bahwa konflik tahun 2026 ini telah melumpuhkan urat nadi ekonomi dan transportasi internasional. Masyarakat diimbau untuk terus memantau instruksi keselamatan dari otoritas setempat dan menjauhi area yang terdampak puing-puing militer.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
MK: Kerugian Negara Ditentukan BPK!
Pilot Hilang, AS Hadapi Tantangan Berat Pencarian
Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Salah Bakal Hengkang dari Liverpool, Slot: Jangan Salahkan Saya!




