ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Uni Eropa Ketar-ketir Lihat Iran Dibombardir Israel dan AS

Minggu, 1 Maret 2026 | 06:35 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Para pemimpin Eropa bergerak cepat untuk melindungi warga negara mereka masing-masing yang berada di Timur Tengah seiring serangan militer Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.
Para pemimpin Eropa bergerak cepat untuk melindungi warga negara mereka masing-masing yang berada di Timur Tengah seiring serangan militer Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. (AP Photo/Jean Francois Badias)

Brussels, Beritasatu.com - Para pemimpin Eropa tengah ketar-ketir dan bergerak cepat untuk melindungi warga negara mereka masing-masing yang berada di Timur Tengah seiring meletusnya serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). 

Seiring upaya perlindungan warga, para pemimpin Eropa juga mencari cara menanggapi serangan tersebut. Mengutip laporan Washington Times, Minggu (1/3/2026), otoritas Jerman menggelar pertemuan darurat pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat untuk membahas situasi di Iran. Uni Eropa pun mengevakuasi beberapa staf dari wilayah tersebut.

Tidak jelas apakah sekutu AS telah diberi peringatan sebelumnya. Pemerintah Jerman menyatakan baru menerima informasi serangan pada Sabtu(28/2/2026) pagi. Menteri Pertahanan Junior Prancis Alice Rufo mengatakan Prancis tahu sesuatu akan terjadi, tetapi tidak mengetahui kapan waktu tepatnya. 

ADVERTISEMENT

Menanggapi situasi ini, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menyebut konflik di Timur Tengah sebagai situasi berbahaya. Ia menyebut, pihaknya tengah mencoba bekerja sama dengan pejabat Israel serta negara-negara Arab untuk mengupayakan perdamaian melalui upaya negosiasi.

“Rezim Iran telah membunuh ribuan orang. Program rudal balistik dan nuklirnya, bersama dengan dukungan untuk kelompok teror, menimbulkan ancaman serius bagi keamanan global. Uni Eropa juga berkoordinasi erat dengan mitra Arab untuk menjajaki jalur diplomatik,” kata Kaja melalui media sosial.

Uni Eropa tengah mengevakuasi staf sambil tetap mempertahankan misi maritim di Laut Merah. Blok 27 negara itu baru-baru ini memberlakukan sanksi baru terhadap Iran dan tokoh-tokohnya, yang memicu sanksi balasan dari Teheran.

Di sisi lain, Prancis, yang memiliki pangkalan militer tetap di Timur Tengah, menyerukan warga negaranya untuk tetap waspada.

“Eskalasi militer sedang berlangsung. Ini bukan waktu untuk negosiasi, kita berada dalam situasi perang. Prioritas kami adalah perlindungan warga negara kami dan perlindungan pasukan kami di wilayah tersebut,” kata Menteri Pertahanan Junior Alice Rufo. 

Ketika ditanya apakah pasukan Prancis terlibat dalam serangan AS dan Israel atau menjadi sasaran balasan, Juru Bicara Militer Prancis Kolonel Guillaume Vernet menyatakan angkatan bersenjata Prancis terus menyesuaikan sikap terhadap ancaman dan menerapkan langkah-langkah untuk memastikan pengawasan dan perlindungan instalasi militer tempat tentara Prancis ditempatkan.

“Kehadiran militer kami menjamin penilaian independen Prancis terhadap situasi tersebut,” tandas Vernet singkat. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran

Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran

INTERNASIONAL
Ini yang Terjadi jika Pilot Jet AS yang Ditembak Jatuh Ditangkap Iran

Ini yang Terjadi jika Pilot Jet AS yang Ditembak Jatuh Ditangkap Iran

INTERNASIONAL
AS-Israel Serang Fasilitas Petrokimia Iran

AS-Israel Serang Fasilitas Petrokimia Iran

INTERNASIONAL
Ini Rahasia Taktik Tak Terlihat Iran yang Bikin Jet Tempur AS Rontok

Ini Rahasia Taktik Tak Terlihat Iran yang Bikin Jet Tempur AS Rontok

INTERNASIONAL
Serangan Drone di Kedubes AS Riyadh, Iran Tuduh Israel

Serangan Drone di Kedubes AS Riyadh, Iran Tuduh Israel

INTERNASIONAL
365 Tentara AS Terluka Perang Lawan Iran, Angkatan Darat Terbanyak

365 Tentara AS Terluka Perang Lawan Iran, Angkatan Darat Terbanyak

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT