Kedubes Iran: Klaim Israel dan AS Bantu Rakyat Iran Bohong Besar
Minggu, 1 Maret 2026 | 15:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengeluarkan pernyataan resmi terkait serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel. Serangan itu ditujukan ke sejumlah wilayah di Iran sejak Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.
Dalam keterangan tertulisnya, Kedubes Iran menyatakan serangan tersebut menyasar banyak titik yang menjadi pusat kegiatan warga sipil. Bahkan, mereka menyayangkan serangan dilakukan saat banyak warga Iran tengah melakukan ibadah puasa Ramadan.
Selain menimbulkan korban dari kalangan sipil, serangan itu disebut melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Iran. Kedutaan Besar Iran juga mengonfirmasi Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, gugur akibat serangan milter Israel dan Amerika Serikat di kantornya.
Kedubes Iran menyoroti klaim Amerika Serikat dan Israel yang disebut ingin membantu rakyat Iran. Mereka menilai klaim tersebut tidak sejalan dengan tindakan militer yang dilakukan hingga menimbulkan banyak korban jiwa.
“Kini terlihat bagaimana mereka "membantu" rakyat Iran dengan serangan rudal terhadap perempuan dan anak-anak tak berdosa di sekolah dasar, klub olahraga, rumah-rumah penduduk, dan lainnya, terlebih lagi di bulan suci Ramadan,” tulis Kedutaan Besar Iran dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Minggu (1/3/2026).
Dalam pernyataan tersebut menyebut sejumlah sekolah menjadi sasaran rudal, termasuk sebuah sekolah dasar di Kabupaten Minab yang dilaporkan hancur total dan menewaskan hampir 200 siswa perempuan.
Pernyataan itu juga menyinggung peristiwa protes di Iran pada Januari 2026 yang disebut telah berubah menjadi kerusuhan penuh kekerasan dan menyebabkan ribuan korban jiwa.
Kedubes Iran membandingkan situasi tersebut dengan intervensi Amerika Serikat di sejumlah negara lain seperti Irak, Libya, dan Afghanistan, yang menurut mereka justru menimbulkan kematian dan kehancuran.
“Amerika Serikat pada bulan Ramadan tahun 2003 juga mengklaim membantu rakyat Irak. Sejak saat itu, yang diperoleh rakyat Irak tidak lain hanyalah kematian, kehancuran, dan penderitaan. Rakyat Libia dan Afghanistan pun telah merasakan "bantuan" Amerika. Intervensi dan agresi Amerika terhadap negara-negara lain tidak menghasilkan apa pun selain kematian dan kehancuran,” tulis Kedubes Iran pada keterangan yang sama.
Di akhir pernyataan, Kedubes Republik Islam Iran di Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah dan rakyat Indonesia terhadap Iran. Mereka juga menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik tersebut.
Kedubes Iran menegaskan pentingnya sikap tegas dari para pejabat Indonesia untuk mengutuk apa yang disebut sebagai agresi dan pelanggaran hukum internasional oleh Amerika Serikat dan Israel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
MK: Kerugian Negara Ditentukan BPK!
Pilot Hilang, AS Hadapi Tantangan Berat Pencarian
Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Salah Bakal Hengkang dari Liverpool, Slot: Jangan Salahkan Saya!




