ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapal Tankernya Diserang, Irak Hentikan Operasi Terminal Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 18:08 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi Kapal Tanker.
Ilustrasi Kapal Tanker. (PIS/Istimewa)

Baghdad, Beritasatu.com – Otoritas pelabuhan Irak menghentikan sementara operasional terminal minyak setelah serangan terhadap kapal tanker di dekat perairan negara tersebut. Insiden ini terjadi saat krisis di Asia Barat memasuki hari ke-13 dan meningkatkan ketegangan di jalur perdagangan energi global.

Direktur Jenderal General Company for Ports of Iraq (GCPI) Farhan al-Fartousi mengatakan operasional pelabuhan minyak dihentikan sementara, sedangkan pelabuhan komersial tetap beroperasi.

“Operasi pelabuhan minyak dihentikan sementara, sementara pelabuhan komersial tetap berjalan,” ujar Farhan seperti dikutip kantor berita negara Irak.

Meski demikian, sejumlah kapal masih berada di area tunggu. Aktivitas bongkar muat tetap berlangsung di Pelabuhan Umm Qasr Utara dan Umm Qasr Selatan.

ADVERTISEMENT

Keputusan tersebut diambil setelah sebuah kapal tanker yang mengangkut produk minyak mengalami insiden saat melakukan proses pemuatan. Kapal tersebut merupakan bagian dari pengiriman bahan bakar yang dipasok oleh State Organization for Marketing of Oil (SOMO) kepada Iraqi Oil Tankers Company.

Menurut Farhan, kapal tersebut berada di area ship-to-ship (STS) transfer ketika terjadi ledakan saat proses loading. Ia menambahkan salah satu kapal tanker kecil yang terlibat diketahui berbendera Malta.

Tim penyelamat perusahaan bersama unit angkatan laut yang berada di kawasan tersebut berhasil mengevakuasi 38 orang dari lokasi kejadian. Satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Kapal pemadam kebakaran khusus dari Pelabuhan Minyak Basra juga dikerahkan untuk memadamkan api di kedua kapal. Sementara itu, tim pencarian dan penyelamatan masih melakukan pencarian terhadap awak kapal yang dilaporkan hilang.

Sebelumnya, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) mengeluarkan peringatan darurat terkait insiden maritim serius di wilayah Teluk bagian utara yang melibatkan beberapa kapal komersial.

UKMTO menyebut insiden terjadi sekitar 5 mil laut di selatan Al Basrah, Irak. Laporan awal menyebutkan dua kapal tanker terkena proyektil yang belum diketahui asalnya sehingga memicu kebakaran di atas kapal.

Meski kapal mengalami kerusakan, seluruh awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat.

Dalam pembaruan berikutnya, UKMTO juga melaporkan sebuah kapal tanker kedua mengalami kerusakan signifikan akibat serangan tersebut. Kebakaran sempat terjadi di atas kapal, tetapi seluruh kru berhasil diselamatkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Update Pergerakan Kapal Pertamina di Hormuz, Ini Link Pantau Real-Time

Update Pergerakan Kapal Pertamina di Hormuz, Ini Link Pantau Real-Time

EKONOMI
Kapal Tanker Tujuan China Santai Melintas di Selat Hormuz

Kapal Tanker Tujuan China Santai Melintas di Selat Hormuz

EKONOMI
Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Tunjukkan Pergerakan Positif

Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Tunjukkan Pergerakan Positif

EKONOMI
20 Kapal Pakistan Berhasil Lolos dari Selat Hormuz

20 Kapal Pakistan Berhasil Lolos dari Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Masih Ada 1.900 Kapal Terjebak di Selat Hormuz

Masih Ada 1.900 Kapal Terjebak di Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Dari 5 Kapal Pertamina, Berapa yang Sudah Lewati Selat Hormuz?

Dari 5 Kapal Pertamina, Berapa yang Sudah Lewati Selat Hormuz?

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT