Kapal Tanker Tujuan China Santai Melintas di Selat Hormuz
Sabtu, 4 April 2026 | 10:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kapal tanker tujuan China terpantau melintas di Selat Hormuz, Iran, saat ketegangan geopolitik memanas imbas perang Amerika Serikat (AS), Israel, negara teluk dan Iran.
Berdasarkan data pelayaran Marine Traffic, Sabtu (4/4/2026), kapal tujuan China melintas di selat yang saat ini dijaga ketat oleh militer Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).
Selain kapal tujuan China, kapal tujuan Irak dari Turki juga melintas di jalur vital energi dunia tersebut. Selebihnya, hanya kapal Iran yang beraktivitas di perairan domestik negara tersebut.
Salah satu kapal yang melintas, yakni Tailogy, tanker jenis oil atau chemical berbendera Panama yang saat ini berada di kawasan Teluk Persia menuju Selat Hormuz. Kapal ini dilaporkan sedang berlayar dengan kecepatan 8,8 knot dan memiliki tujuan akhir menuju China.
Dengan panjang mencapai 183,8 meter dan lebar 32,2 meter, Tailogy termasuk kapal berkapasitas besar yang umumnya digunakan untuk mengangkut minyak maupun bahan kimia dalam jumlah besar.
Selain itu, sejumlah kapal tanker lain juga terpantau beroperasi di kawasan yang sama. Kapal Royal H yang merupakan LPG/chemical tanker diketahui bergerak menuju Khor Al Zubair, Irak.
Sementara itu, kapal kimia Delice berbendera Iran berada dalam posisi berlabuh di Bandar Abbas, dan kapal tanker minyak mentah Breez juga terpantau menuju wilayah yang sama.
Selat Hormuz merupakan jalur vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, dengan sekitar sepertiga perdagangan minyak dunia melintasi kawasan ini.
Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, dunia harap-harap cemas dengan Selat Hormuz yang dikendalikan Iran.
Pergerakan kapal tanker yang membawa energi di Selat Hormuz juga menjadi perhatian dunia, termasuk Indonesia. Diketahui perusahaan energi Indonesia, Pertamina juga memiliki dua kapal yang kini berada di perairan Teluk Persia, yakni Gamsunoro dan Pertamina Pride.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




