Arus Mudik 2026, Cianjur Pasang Pos di Titik Rawan
Rabu, 4 Maret 2026 | 06:36 WIB
Cianjur, Beritasatu.com - Menghadapi arus mudik 2026 di wilayah tergolong rawan bencana, Polres Cianjur menyiapkan 24 pos pengamanan dan pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Kapolres Cianjur AKBP Ahmad Alexander Yurikho Hadi menjelaskan, pos yang didirikan terdiri atas satu pos terpadu di pusat kota, 13 pos pengamanan, serta 10 pos pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah hukum Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
“Ya, ada satu pos terpadu di pusat kota yang berfungsi untuk pengamanan sekaligus pelayanan, kemudian 13 pos pengamanan dan 10 pos pelayanan. Semuanya tersebar di wilayah hukum Kabupaten Cianjur,” ujar AKBP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, kesiapan pos pengamanan ini menjadi langkah strategis karena sejumlah wilayah di Cianjur memiliki potensi kerawanan bencana, khususnya di jalur selatan yang kerap dilintasi pemudik.
Operasi Ketupat Lodaya 2026, lanjutnya, tidak hanya melibatkan kepolisian, tetapi juga berbagai pemangku kepentingan.
“Polres Cianjur tidak sendiri dalam operasi kemanusiaan ini. Kami melibatkan seluruh stakeholder mulai dari Pemkab, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kodim, dua batalion TNI, hingga unsur masyarakat,” katanya.
Selain mendirikan pos, kepolisian juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Jalur selatan disiapkan sebagai jalur alternatif apabila jalur utama mengalami kepadatan kendaraan.
“Untuk titik minimal bisa dilalui, insyaallah bisa. Jika jalur utama sudah tidak mampu menampung kendaraan, maka arus akan dialihkan ke selatan,” jelasnya.
Ia menegaskan, jalur selatan akan difungsikan sebagai jalur evakuatif guna mengurai kemacetan saat puncak arus mudik.
“Jika terjadi kepadatan, jalur ini menjadi jalur evakuatif atau jalur alternatif,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan, pemerintah daerah melakukan berbagai langkah antisipasi, mengingat arus mudik tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
“Persiapan meliputi perbaikan jalan rusak, pembenahan rambu lalu lintas, penyiapan pos pengamanan, serta pemeriksaan kesehatan pengemudi angkutan umum untuk mendukung keselamatan perjalanan,” ujarnya.
Dengan kesiapan pos pengamanan di berbagai titik serta dukungan lintas instansi, diharapkan arus mudik 2026 di Cianjur dapat berjalan aman dan lancar meski berada di wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




