Pengurusnya Diduga Lakukan Tindakan Asusila, Ponpes di Sidoarjo Didemo Warga
Jumat, 21 Juni 2024 | 08:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah warga menggelar aksi di depan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mahdiy di Desa Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (20/6/2024) sore. Mereka menuntut agar ponpes tersebut ditutup karena diduga pengasuhnya terlibat dalam kasus asusila terhadap santriwati.
Aksi protes ini disertai dengan pemasangan spanduk dan poster yang mengecam pengurus ponpes.
Menurut ketua RT setempat, Budi Setiawan, dugaan tindakan asusila tersebut sudah dilaporkan ke Polresta Sidoarjo. Setelah dikonfirmasi kepada korban, dugaan tindakan asusila itu benar adanya.
"Kasus ini sudah dilaporkan ke polres, dan setelah kami cek dengan korban, memang benar," ujar Budi Setiawan.
Warga menuntut agar ponpes tersebut ditutup apabila pengasuhnya terbukti melakukan tindakan asusila terhadap santriwati.
Di sisi lain, pihak ponpes membantah tuduhan tersebut. Pengasuh Ponpes Al Mahdiy KH Buya Hidayatullah Fuad Basyaiiban mengaku akan mempelajari lebih lanjut masalah ini.
"Saya tidak tahu, nanti akan kita pelajari," ujar Buya Hidayatullah.
Sementara itu, kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tindakan asusila tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




