ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sate Kerang Bumbu Rendang, Kuliner Khas Medan yang Wajib Dicoba

Selasa, 17 Oktober 2023 | 21:54 WIB
PS
WP
Penulis: Panji Satrio | Editor: WDP
Sate kerang bumbu rendang khas Medan.
Sate kerang bumbu rendang khas Medan. (Istimewa)

Medan, Beritasatu.com - Indonesia dikenal sebagai surga kuliner dengan berbagai macam hidangan legendaris yang selalu memikat selera. Salah satu di antaranya adalah Sate Kerang Bumbu Rendang Kelapa Sangrai, sebuah hidangan khas Medan, Sumatera Utara yang telah memikat hati pencinta kuliner sejak tahun 1957.

Setelah mengalami 66 tahun perjalanan, hidangan sate kerang yang memanjakan lidah dengan rasa wangi, lezat, gurih, dan pedas ini bahkan telah mencapai pasar internasional seperti Amerika, London, serta Arab Saudi.

Lokasi produksi Sate Kerang ini berada di Gang Kerang, Kelurahan Sei Putih, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Pemiliknya mampu memproduksi hingga delapan ratus tusuk sate dalam sehari dan menghabiskan 150 kilogram kerang.

ADVERTISEMENT

Keistimewaan dari Sate Kerang ini terletak pada penggunaan bumbu rendang yang terbuat dari rempah-rempah tradisional. Diolah secara manual untuk menjaga kesegaran dan cita rasa yang luar biasa. Hidangan ini juga mendapat tambahan kelapa sangrai atau kelapa gongseng yang memperkaya rasanya.

Proses pengolahan Sate Kerang ini bukanlah pekerjaan mudah. Kerang terlebih dahulu direndam, direbus, dikupas, dan dibersihkan secara menyeluruh menggunakan air. Untuk bumbunya, berbagai rempah-rempah seperti cabai merah, cabai hijau, bawang merah, bawang putih, tomat, ketumbar, jahe, lengkuas, serai, daun salam, daun kunyit, dan daun jeruk diuleg menjadi satu.

Rempah-rempah yang telah diuleg dan kerang yang telah direbus dan dikupas kemudian dimasak bersama selama satu jam hingga bumbunya benar-benar meresap. Setelah itu, parutan kelapa yang telah disangrai atau digongseng dan gula merah ditambahkan untuk memberikan rasa khas yang tak terlupakan.

Tidak sampai di situ, hidangan kerang yang telah matang kemudian ditusuk satu persatu menggunakan lidi, mirip dengan sate. Dengan demikian, Sate Kerang Bumbu Rendang Kelapa Sangrai siap untuk disajikan. Satu tusuk sate Sate Kerang Rahmad ini dihargai seharga Rp 8.000 per tusuknya, dan dalam satu kotak, Anda bisa mendapatkan seharga Rp 160.000.

Suliana, salah satu anggota generasi ketiga dari usaha Sate Kerang Bumbu Rendang Kelapa Sangrai, mengungkapkan bahwa usaha ini merupakan warisan dari almarhum ayahnya, Rahmad, yang dimulai pada tahun 1957. Suliana menjelaskan bahwa setelah 66 tahun berproduksi, Sate Kerang yang dipelopori oleh almarhum ayahnya telah mendunia dan menjadi oleh-oleh khas Kota Medan yang mendunia, tidak hanya di pasar lokal.

Suliana mampu memproduksi delapan ratus tusuk kerang dan menghabiskan seratus lima puluh kilogram kerang setiap harinya. Dalam perkataannya, dia menjelaskan bahwa sekarang banyak pesanan datang dari Jakarta, Bandung, bahkan luar negeri, seperti Amerika, London, dan Arab Saudi, tergantung pada permintaan pelanggan.

Dari usaha ini, Suliana berhasil meraih omset harian sekitar empat hingga enam juta rupiah, dan jika dihitung secara bulanan, omzetnya bisa mencapai Rp 30 juta hingga Rp 50 juta.

Dengan cita rasa yang khas dan keragaman rempah-rempah yang begitu istimewa, Sate Kerang Bumbu Rendang Kelapa Sangrai milik almarhum Rahmad ini tetap menjadi pilihan yang unggul meski sudah berpindah tangan ke generasi ketiga. Dengan lebih dari enam dekade pengalaman, hidangan ini terus memukau lidah pecinta kuliner di dalam dan luar negeri.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Duet Lontong Balap-Satai Kerang, Kuliner Khas Surabaya Wajib Dicoba

Duet Lontong Balap-Satai Kerang, Kuliner Khas Surabaya Wajib Dicoba

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT