ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pembunuhan di Depok: Sadis, Pelaku Tusuk Ibu Kandung 50 Kali Termasuk di Organ Vital

Jumat, 11 Agustus 2023 | 22:40 WIB
AF
IC
Penulis: Achmad Fauzi | Editor: CAH
Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso saat menggelar rilis ungkap kasus di Polsek Cimanggis pada Jumat, 11 Agustus 2023.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso saat menggelar rilis ungkap kasus di Polsek Cimanggis pada Jumat, 11 Agustus 2023. (Beritasatu.com/Achmad Fauzi)

Depok, Beritasatu.com - Sri Widiastuti (43), ibu kandung yang tewas di tangan anaknya sendiri, RA, diketahui mendapat tusukan cukup banyak. Hasil visum menunjukkan Sri mengalami sekitar 50 kali tusukan.

"Kalau hasil visum sekitar 50 tusukan ke ibunya tetapi hasilnya secara detailnya masih menunggu," kata Kapolsek Cimanggis Kompol Arief, Jumat (11/8/2023).

Selain membunuh ibunya, RA juga melukai Bakti Munir yang merupakan ayahnya. Munir dibacok menggunakan golok dan mengalami luka di kepala.

"Lukanya di kepala. Dilukai pakai golok," ujarnya.

ADVERTISEMENT

RA tega menghabisi nyawa ibunya karena sakit hati. RA mengaku sering dimarahi oleh kedua orang tuanya sejak kecil. Bahkan pada hari sebelum penusukan, RA juga dimarahi oleh Munir.

"Ada kata-kata yang membuat pelaku sakit hati. Perkataan itu diucapkan oleh bapaknya," ujarnya.

RA melukai kedua orang tuanya dengan dua senjata tajam yang berbeda. Untuk menusuk ibunya puluhan kali, RA memakai pisau yang ada di rumahnya. Sedangkan untuk melukai Munir, pelaku menggunakan golok.

"Iya (benda berbeda). Pisau ini pada saat itu ada di dapur, dan untuk golok masih kita dalami lagi apakah memang biasa di tempatkan di samping pintu tersebut," tukasnya.

Pembunuhan ini terjadi saat Sri sedang duduk di meja makan. Kemudian oleh pelaku ditusuk menggunakan pisau.

"Mengenai leher, kemudian dada, sempat paha, yang tentunya mengenai organ vital dari korban," tukasnya.

Berselang 15 menit, tersangka melihat ayahnya masuk ke dalam rumah. Kemudian pelaku langsung melakukan pembacokan dengan golok.

"Kemudian setelah itu, saksi korban (Munir) dibawa masuk ke kamar kemudian dikunci. Nah di dalam kamar tersebut terjadi pergulatan dan tersangka mencoba untuk membacok korban kembali," bebernya.

Pada saat di dalam kamar tersebut saksi korban meminta tolong kepada masyarakat. Teriakan tersebut didengar oleh tetangga dan mereka masuk ke rumah korban.

"Karena kondisi pintu kamar tersebut dikunci dari dalam akhirnya warga membuka paksa dengan mendobrak kamar tersebut. Setelah didobrak, warga mengamankan dari tersangka dan ayahnya karena keduanya menderita luka," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sidang Pembunuhan di Indramayu Ungkap Dugaan Utang Rp 900 Juta

Sidang Pembunuhan di Indramayu Ungkap Dugaan Utang Rp 900 Juta

JAWA BARAT
Cekcok Berujung Maut, Pelajar 17 Tahun Tewas di Tangan Teman

Cekcok Berujung Maut, Pelajar 17 Tahun Tewas di Tangan Teman

NUSANTARA
Pembunuhan di Pekanbaru, Pelaku Awalnya Berencana Habisi Satu Keluarga

Pembunuhan di Pekanbaru, Pelaku Awalnya Berencana Habisi Satu Keluarga

KEPULAUAN RIAU
Viral! Pria di Cianjur Dikejar lalu Dibacok hingga Tewas

Viral! Pria di Cianjur Dikejar lalu Dibacok hingga Tewas

JAWA BARAT
Brutal! Petugas Kebersihan di Sukabumi Tewas Dikeroyok di Muka Umum

Brutal! Petugas Kebersihan di Sukabumi Tewas Dikeroyok di Muka Umum

JAWA BARAT
Pembunuhan Sadis Indramayu Terungkap, Sidik Jari hingga Rekayasa Chat

Pembunuhan Sadis Indramayu Terungkap, Sidik Jari hingga Rekayasa Chat

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon