ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jokowi Tidak Ingin Kinerja Menteri Kabinet Menurun Menjelang Akhir Pemerintahan

Jumat, 21 Juni 2024 | 20:24 WIB
YP
DM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DM
Bendahara Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Panel Barus.
Bendahara Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Panel Barus. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Bendahara Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Panel Barus mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin kinerja para menteri kabinet menurun menjelang pemerintahan berakhir. Menurut Panel, Jokowi bakal terus memantau, memonitor, serta menggenjot para menterinya untuk merealisasikan target-target yang sudah ditetapkan.

"Pak Jokowi pada sisa pemerintahan, tidak ingin terjadi penurunan kinerja. Dia ingin kinerja ini tidak mengalami perubahan yang signifikan saat transisi karena waktu ini sangat mahal, waktu sangat berharga. Pak Jokowi ingin pergantian presiden itu tidak menyedot waktu yang begitu besar sehingga banyak waktu terbuang," ujar Panel saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (19/6/2024).

Panel meyakini Presiden Jokowi mempunyai mekanisme untuk mengoptimalkan kinerja para menteri pada sisa waktu pemerintahannya.

ADVERTISEMENT

"Paka Jokowi sendiri sebagai bos dari menteri ini punya mekanisme bagaimana mengukur kerja-kerja para menteri, apa target dalam empat bulan ini, bagaimana mengevaluasinya, bagiamana mengawasi, monitoringnya, bekerjanya seperti apa. Saya pikir sisa empat bulan ini, Pak Jokowi punya mekanisme mengoptimalkan empat bulan tersisa ini supaya bisa tetap produktif, tetap bekerja cukup cepat," jelas Panel.

Selain itu, kata Panel, Presiden Jokowi menginginkan proses transisi ke pemerintahan baru, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berjalan lancar. Terkait hal itu, kata dia, Jokowi ingin mengetahui kinerja para menteri pada akhir masa jabatannya sehingga nanti bisa dilanjutkan dan disempurnakan pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Dia (Jokowi) ingin proses transisi dari dia ke Pak Prabowo nanti tidak terjadi jeda. Dia ingin langsung lari 150 kilometer per jam, harapannya begitu karena waktu begitu berharga. Apalagi dinamikanya luar biasa, di luar, di dalam negeri banyak dinamika-dinamika, perubahan-perubahan yang harus direspons cepat, semua saling mempengaruhi," pungkas Panel.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

EKONOMI
Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

JAWA TENGAH
Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

NASIONAL
SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

NASIONAL
Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

NASIONAL
JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon