ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menko PMK Sarankan Program Makan Gratis Menggunakan Bahan dari Petani Lokal

Sabtu, 3 Agustus 2024 | 15:26 WIB
GW
MF
Penulis: Gayuh Satria Wicaksono | Editor: DIN
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan kepada Presiden terpilih terkait dengan progam makan gratis agar bahan pokoknya dibeli langsung dari petani lokal, Sabtu, 3 Agustus 2024.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan kepada Presiden terpilih terkait dengan progam makan gratis agar bahan pokoknya dibeli langsung dari petani lokal, Sabtu, 3 Agustus 2024. (Beritasatu.com/Gayuh Satria Wicaksono)

Ponorogo, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan kepada Presiden terpilih terkait dengan progam makan gratis agar bahan pokoknya dibeli langsung dari petani lokal.

Hal ini disampaikan Muhadjir ketika bertandang ke Ponorogo dalam rangka panen raya jagung di Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (3/8/2024) siang. Pasalnya begitu menyapa petani ia langsung disambati harga panen  jagung yang murah, selain mereka juga mengeluhkan mahal serta sulitnya untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

Salah satu petani, Mujiono, mengatakan bahwa saat ini harga panen jagung pipil kering hanya berkisar Rp 4.300 hingga Rp 4.500 per kilogramnya. Harga ini jauh dari harapan para petani yang berharap harga panennya jagungnya bisa mencapai Rp 5.000 per kilogramnya.

ADVERTISEMENT

“Harga segitu murah sekali, apalagi saat ini harga pupuk mahal, harga tenaga kerja mahal, semua mahal,” kata Mujiono.

Sementara itu, Muhadjir, menuturkan jika dirinya saat ini telah mengusulkan kepada presiden terpilih, yakni Prabowo Subianto, terkait dengan progam makan siang gratis untuk para siswa sekolah, agar seluruh bahan makanan diambil dari petani lokal.

“Seharusnya progam siswa makan gratis ini harus memberikan pendidikan generasi kita tentang diversifikasi pangan,” tutur Muhadjir.

Ia menjelaskan jika sumber karbohidrat tidak hanya berasal dari beras atau nasi, sehingga generasi sekarang perlu diajari olahan makanan lain yang memiliki sumber karbohidrat tinggi, contohnya adalah olahan jagung menjadi nasi jagung.

“Kemudian saya juga sudah mengajukan konsep kepada presiden terpilih tentang makan gratis itu, upayakan betul-betul mengoptimalkan sumber daya lokal,” jelas Muhadjir.

“Jadi kalau bisa untuk mensuplai kebutuhan sayur mayur makan gratis itu ya cukup dari petani, digilir, termasuk kebutuhan dari protein, kalau bisa ya peternak dan petani dari desa sekitarnya itu lho,” ungkap Muhadjir.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Arus Mudik Lebaran 2026 Naik, Pemerintah Klaim Lalu Lintas Lancar

Arus Mudik Lebaran 2026 Naik, Pemerintah Klaim Lalu Lintas Lancar

NASIONAL
Menko PMK: Setahun Berjalan, Program CKG Jangkau 70 Juta Masyarakat

Menko PMK: Setahun Berjalan, Program CKG Jangkau 70 Juta Masyarakat

NASIONAL
Menko PMK Instruksikan Wilayah Level Awas Aktifkan Siaga Darurat

Menko PMK Instruksikan Wilayah Level Awas Aktifkan Siaga Darurat

NASIONAL
Menko PMK: Pembangunan Huntara di Sumatera dan Aceh Dipercepat

Menko PMK: Pembangunan Huntara di Sumatera dan Aceh Dipercepat

NASIONAL
Menko PMK Instruksikan Respons Cepat Penanganan Bencana di Subang

Menko PMK Instruksikan Respons Cepat Penanganan Bencana di Subang

JAWA BARAT
Menko PMK: Pemerintah Percepat Penanganan Bencana di Sumatera

Menko PMK: Pemerintah Percepat Penanganan Bencana di Sumatera

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon