Apresiasi Kinerja Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Komisi X: Kebijakan 100 Hari Prioritaskan Anak dan Guru
Jumat, 24 Januari 2025 | 10:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mengapresiasi kinerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti selama 100 hari pertama masa jabatannya. Menurut Hetifah, kebijakan Mendikdasmen yang berpihak kepada anak dan guru telah menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif.
"Besar harapan berbagai program baik ini terus dilanjutkan, terutama dengan memprioritaskan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah yang terdampak bencana," ujar Hetifah kepada wartawan, Jumat (24/1/2025).
Hetifah juga berharap Abdul Mu'ti dapat memanfaatkan anggaran pendidikan 20 persen dari APBN secara optimal.
BACA JUGA
Abdul Mu’ti Ungkap Surat Edaran Pembelajaran pada Bulan Ramadan Segera Dirilis, Belajar di Rumah?
"Sesuai dengan mandat konstitusi, anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN, termasuk alokasi Rp 33,5 triliun di tahun 2025 untuk Kemendikdasmen, diharapkan mampu mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia," jelasnya.
Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Abdul Mu'ti memaparkan berbagai capaian dan terobosan kebijakan yang telah dicapai selama 100 hari pertama. Ia mengusung enam program prioritas, yaitu penguatan pendidikan karakter, wajib belajar 13 tahun dan pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraaan guru, pengembangan talenta dan prestasi, pemenuhan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, dan pembangunan kebahasaan dan kesastraan.
Abdul Mu'ti juga melakukan berbagai percepatan program untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari tingkat PAUD hingga SMA. Dalam pengelolaan guru dan tenaga kependidikan (GTK), program yang dilakukan mencakup peningkatan kesejahteraan guru melalui tunjangan sertifikasi pendidik, redistribusi guru ASN, penyederhanaan pengelolaan kinerja GTK, pelatihan guru BK dan kompetensi guru kelas, dan percepatan sertifikasi pendidik dengan 605.650 guru lulus PPG pada November-Desember 2024.
Tak hanya itu, Kemendikdasmen juga menggulirkan program inovatif, seperti gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, senam Indonesia hebat, penguatan literasi berbasis PISA, forum ekonomi kejuruan, hingga pengembangan SMK berbasis industri, seperti SMK pusat keunggulan dan pendidikan kecakapan kerja dan wirausaha.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




