Kapolri Ingatkan Dampak Konflik Global bagi Investasi
Minggu, 1 Maret 2026 | 21:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengingatkan pentingnya kewaspadaan nasional di tengah dinamika global yang kian tidak kondusif. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).
Menurut Sigit, ketegangan internasional, termasuk peristiwa penyerangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, berpotensi memicu eskalasi konflik yang berdampak luas terhadap stabilitas global maupun kondisi dalam negeri.
“Situasi global akhir-akhir ini semakin tidak kondusif. Apalagi baru saja terjadi peristiwa penyerangan Amerika dan Israel ke Iran. Ini tentunya berpotensi menimbulkan ketegangan global yang mau tidak mau akan berdampak pada situasi di dalam negeri,” ujarnya, di Jakarta, Minggu (1/3/2026).
Sigit menegaskan, dampak konflik global tidak hanya dirasakan pada aspek keamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi ekonomi nasional.
Ia menekankan seluruh elemen bangsa harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan menghadapi tantangan global. Salah satu langkah strategis yang perlu diperkuat adalah menjaga pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif.
“Kita harus siap menghadapi situasi ini. Bagaimana menjaga agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, salah satunya dengan mendorong iklim investasi yang kondusif, baik untuk investor asing maupun dalam negeri,” katanya.
Menurut Sigit, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi modal utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa situasi yang aman dan terkendali, pertumbuhan ekonomi akan sulit diwujudkan.
Ia juga menegaskan dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, hilirisasi industri, serta sejumlah program prioritas cepat yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru di tengah tekanan global yang memengaruhi sektor industri.
Sigit kembali menegaskan stabilitas keamanan nasional merupakan fondasi utama pembangunan. “Apa pun bisa kita bangun, kita bisa melakukan pertumbuhan apabila stabilitas keamanan terjaga. Itu modal utama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi peran KSBSI dalam menjaga komunikasi dan kerja sama dengan aparat keamanan. Kapolri berharap aspirasi buruh tetap disampaikan secara konstruktif agar perjuangan hak pekerja berjalan selaras dengan upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Silakan menyampaikan harapan dan perjuangan buruh, tetapi mari kita jaga agar semuanya berjalan secara konstruktif. Yang paling utama adalah bagaimana persatuan dan kesatuan terus kita kelola dan jaga di tengah situasi global saat ini,” pungkas Sigit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
MK: Kerugian Negara Ditentukan BPK!
Pilot Hilang, AS Hadapi Tantangan Berat Pencarian
Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Salah Bakal Hengkang dari Liverpool, Slot: Jangan Salahkan Saya!




