ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Covid-19 Meningkat, Jokowi Tetap Hadiri Hari Pers Nasional di Kendari

Jumat, 4 Februari 2022 | 17:50 WIB
LT
FS
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FFS
Joko Widodo.
Joko Widodo. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan tetap akan menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 9 Februari 2022 di tengah kasus Covid-19 yang meningkat belakangan ini. 

"HPN akan hadir," kata Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Jumat (4/2/2022).

Diketahui, tiga hari terakhir, Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara (Sumut) untuk meresmikan tujuh pelabuhan penyeberangan dan empat kapal motor penumpang (KMP) di Kawasan Dermaga Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, Rabu (2/2/2022), membagikan Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial dan SK Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Kabupaten Humbang Hasundutan pada Kamis (3/2/2022) kemarin. Sementara pada hari ini, Jokowi meresmikan Jalan Tol Stabat-Langsa, Seksi I Binjai-Stabat di gerbang tol Stabat, Kabupaten Langkat.

Baca Juga: Jokowi: Ketersediaan Infrastruktur Turunkan Biaya Logistik

ADVERTISEMENT

Sebelumnya pada Senin (1/2/2022), Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur. Salah satu agenda kunjungan tersebut adalah menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2022-2027 dan Harlah Ke-96 NU.

Kunjungan kerja Jokowi ke berbagai daerah dikhawatirkan akan memunculkan klaster baru mengingat banyaknya rombongan yang ikut bersama Presiden. Apalagi, antusiasme warga menyambut Jokowi di daerah mereka.

Untuk itu, Heru mengatakan, selain menghadiri HPN pada 9 Februari mendatang, kunjungan kerja Jokowi lainnyya akan diseleksi secara ketat dengan mempertimbangkan kondisi Covid-19. Hal ini sebagai salah upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Tentunya tetap akan diseleksi kunker Presiden dan melihat situasi Covid-19 juga," kata 

Baca Juga: Covid-19 Meningkat, DPR Minta Kunjungan Kerja Pemerintah Dihentikan

Sebelumnya, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah menghentikan sementara berbagai kegiatan offline kenegaraan termasuk kunjungan kerja. Hal ini, kata dia, sebagai salah satu langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang sudah melonjak akhir-akhir ini.

"Pemerintah harus menjadi contoh penegakkan disiplin prokes dengan menghentikan sementara kegiatan offline kenegaraan, seperti kunjungan kerja," ujar Netty kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).

Menurut Netty, kunjungan kerja atau inspeksi ke lapangan bisa dilakukan dengan syarat kunjungan tersebut sangat penitng dan mendesak. Termasuk, kunjungan Presiden Joko Widodo ke daerah yang berpotensi menciptakan kerumunan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

LIFESTYLE
Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon