ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Nataru, IDI Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Covid-19

Kamis, 3 November 2022 | 14:30 WIB
MR
CR
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: CLA
Tenaga kesehatan mengambil sampel swab warga di sebuah lab berbayar di Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 14 Februari 2022.
Tenaga kesehatan mengambil sampel swab warga di sebuah lab berbayar di Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 14 Februari 2022. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta pemerintah melakukan antisipasi terhadap kemungkinan melonjaknya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia, menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu karena pada momen waktu tersebut akan terjadi mobilisasi warga dalam jumlah besar serta memicu keramaian.

"Kami ingin bahwa pemerintah melakukan antisipasi terhadap tendensi kenaikan kasus, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru," kata Ketua Satgas Covid-19 IDI, Erlina Burhan, dalam agenda media briefing secara daring, Kamis, (3/11/2022).

Baca Juga: IDI Sebut Covid-19 Omicron XBB Lebih Berisiko Menginfeksi Kalangan Ini

Erlina juga menyebut, cakupan vaksinasi booster untuk para warga masih di angka 27%. Untuk itu, IDI mengimbau pemerintah agar berupaya secara total, demi meningkatkan cakupan vaksinasi booster kepada para warga. Tidak hanya itu, IDI mengimbau pemerintah memperbaiki penyaluran logistik obat dan vaksin.

ADVERTISEMENT

"Karena kami mendengar keluhan dari lapangan, bahwa banyak sentra vaksinasi mengeluhkan keterbatasan dari vaksin yang tersedia," tutur Erlina.

Tidak kalah penting, IDI juga mendorong pemerintah untuk kembali menggencarkan program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dia menilai PHBS merupakan program yang baik, sehingga perlu digalakkan kembali penerapannya.

"Mengajarkan masyarakat untuk menjalankan perilaku hidup sehat dalam kesehariannya," ungkap Erlina.

Baca Juga: Bangsal RS Khusus Covid-19 Omicron XBB, Kemenkes: Belum

Dalam kesempatan yang sama, Erlina turut angkat bicara soal penyebaran Covid-19 varian Omicron XBB dan XBC. Dia meminta publik untuk tidak memakai masker yang nyaman, melainkan yang tepat, demi mencegah varian tersebut semakin menyebar.

Erlina menerangkan, World Health Organization (WHO) telah menjelaskan mutasi dari Covid-19 varian Omicron tidak dapat dihindari. Untuk itu, dia mengajak publik luas untuk kembali memperketat protokol kesehatan serta mengikuti program vaksinasi yang dijalankan pemerintah.

Selain itu, Erlina juga mengajak publik untuk kembali rajin cuci tangan. Lalu bila sedang tidak mengenakan masker, jangan lupa untuk menutup mulut memakai tisu jika sedang bersin atau batuk, demi menekan penyebaran varian XBB dan XBC. Bila ternyata tengah bergejala, diminta untuk segera melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga: Reisa: Tak Ada Bukti Vaksin Covid-19 Sebabkan Gangguan Ginjal Akut

"Kemudian sebetulnya dikatakan bahwa perkembangan vaksin bivalen ini sedang dipertimbangkan, karena varian ini merupakan kombinasi Delta dan Omicron, maka mungkin ke depannya vaksin bivalen akan lebih baik ya," tutup Erlina.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

LIFESTYLE
Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon