Puluhan Sapi di Lumajang Kembali Terjangkit PMK

Selasa, 24 Januari 2023 | 21:09 WIB
RD
IC
Penulis: Rifqi Danwanus | Editor: CAH
Salah satu hewan sapi yang terjangkit penyakit mulut dan kuku di
Salah satu hewan sapi yang terjangkit penyakit mulut dan kuku di (Beritasatu,com/Rifqi Danwanus)

Lumajang, BeritaSatu.com - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lumajang kini kembali meningkat. Dari informasi yang dihimpun, ada puluhan sapi mulai terserang PMK.

Salah satu kasus temuan kasus PMK gelombang 2 ini yakni terjadi pada ternak milik Sinto, warga Desa Bence, Kecamatan Kedungjajang. Ia mengaku sudah 2 pekan ini beberapa sapi miliknya mulai mengalami gejala PMK. Mulut sapi mengeluarkan lendir dan busa. Lalu, ternak-ternak ini terjadi penurunan nafsu makan.

Indikasi terjangkitnya PMK semakin kuat mengingat sebagian besar ternak di Desa tersebut masih belum divaksin. Usai mendapati temuan itu, Sinto kemudian melaporkan kondisi ternaknya tersebut ke pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang.

"Sebelumnya gatau kalau penyakit itu datang lagi. Tiba-tiba sapi saya ini mengeluarkan busa mulutnya. Lepas itu langsung saya panggil petugas kesehatan untuk disuntik (vaksin)," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Lumajang, Siswanto mengatakan pihaknya telah melakukan upaya penanganan agar penyebaran PMK tidak kembali meluas.

Menurutnya, ternak-ternak yang terserang PMk gelombang 2 ini kebanyakan menjangkiti sapi-sapi yang belum divaksin.

"Petugas kita langsung siap melayani dan memfasilitasi kesehatan hewannya," katanya.

Sejauh ini pihaknya sudah mencatat ada sebanyak 50 kasus baru PMK di Kabupaten Lumajang. Meski ada kenaikan, ia mengimbau kepada para peternak agar tidak panik dengan melakukan penjualan. Sebab, saat ini upaya penanganan dan vaksinasi PMK masih terus berjalan.

"Peternak di Lumajang tidak perlu panik, bahkan ga usah dijual dahulu. Rawat saja, manfaatkan pelayanan dari petugas kami untuk ternak-ternak yang sakit," katanya.

Sementara itu, menurutnya virus PMK menjangkiti puluhan sapi-sapi ini sama seperti sebelumnya. Pihaknya mencatat tidak ada laporan mengenai varian baru dari virus yang dipaparkan ke hewan ternak tersebut.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon