Soal Peremajaan, Sopir Metro Mini Pasrah
Rabu, 14 Agustus 2013 | 19:44 WIB
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan meremajakan armada Metro Mini. Angkutan kota yang identik dengan warna orange yang tidak laik jalan akan diganti dengan yang baru tersebut perlahan-lahan akan berganti dengan yang baru.
Para sopir Metro Mini pun tak bisa berbuat banyak apabila aturan ini dijalankan.
"Udah tau akan ada peremajaan, cicilan berapa belum tau, itu nanti pemilik yang tau. Kalau (aturan) dari pemerintah harus ada peremajaan mau bilang apa?" ujar salah satu sopir Metro Mini, Hutasuhut (64), saat ditemui di Terminal Blok M, Jakarta, Rabu (14/8).
Hal yang sama juga diutarakan sopir lainnya, Roy (64). Ia sebagai supir hanya bisa menerima apabila akan ada peremajaan armada Metro Mini.
"Saya ikuti saja apa kata pemerintah. Kalau demo nanti kita nggak kerja, nggak bisa makan. Ikutin saja apa maunya," ujar Roy saat ditemui di Terminal Blok M, Jakarta.
Walaupun begitu, tetap ada kekhawatiran lain yang dirasakan sopir Metro Mini. Apabila nanti akan dilakukan peremajaan armada, otomatis setiap Metro Mini hanya akan dikemudikan oleh supir yang telah memiliki surat-surat untuk mengemudikan transportasi umum tersebut.
"Saya punya SIM. Tapi ngeri sih, nggak tahu nanti mau kerja apa kalau sopir dikurangi, nganggur kayaknya. Pengurangan sopir pasti ada. Nanti kan pasti sopirnya harus jelas, SIM juga juga harus jelas," ujar Tobing (29), saat ditemui di Tanah Abang, Jakarta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




