Basuki Resmikan Halte Bus Grogol 12 Mei Reformasi
Minggu, 10 November 2013 | 10:51 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meresmikan perubahan nama atas Halte Bus TransJakarta Grogol menjadi Halte Grogol 12 Mei Reformasi, di Terminal Grogol, Jakarta Barat, Minggu (10/11).
Menurut Basuki, alasan atas penggantian nama halte yang berada tepat di depan Universitas Trisakti tersebut dimaksudkan agar orang-orang selalu ingat atas tragedi 12 Mei 1998 yang menewaskan empat mahasiswa Trisakti.
"Supaya orang selalu ingat bahwa ada orang yang ditakdirkan jadi martir untuk mereformasi negeri ini," ujar Basuki usai peresmian di Terminal Grogol, Jakarta Barat, Minggu (10/11).
Pemilihan tanggal 10 November yang bertepatan dengan Hari Pahlawan memang disengaja. Sebab, ia menilai jika seorang pahlawan adalah orang yang rela mengorbankan kepentingan dia sendiri hingga nyawa demi negara.
"Kita pikir momentumnya ini, Hari Pahlawan kan cuma tanggal 10 November. Empat korban martir belum pernah diangkat jadi pahlawan reformasi. Itu masalahnya," kata Basuki.
Penggantian nama halte busway Grogol menjadi Grogol 12 Mei Reformasi itu sendiri merupakan ide dari para mahasiswa Trisakti untuk terus mengenang para seniornya yang gugur kala reformasi di Indonesia bergulir.
Tragedi Trisakti terjadi pada tanggal 12 Mei 1998.Yakni penembakan terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti serta puluhan lainnya terluka.
Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, tenggorokan, dan dada.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




