Hasil Pemilu Referendum Dekatkan Catalunya ke Kemerdekaan

Senin, 28 September 2015 | 09:23 WIB
NF
B
Penulis: Nadia Felicia | Editor: B1
Pemimpin aliansi pro kemerdekaan Artus Mas dan warga pendukungnya mengklaim memenangkan hasil pemilu yang ingin memisahkan diri dari Spanyol.
Pemimpin aliansi pro kemerdekaan Artus Mas dan warga pendukungnya mengklaim memenangkan hasil pemilu yang ingin memisahkan diri dari Spanyol. (AFP Photo/Jorge Guerrero)

Barcelona - Setelah menggelar pemilihan umum referendum untuk kemerdekaan atau berpisah dari Spanyol, pada hari Minggu (27/9), pemimpin kaum separatis Catalunya, Artur Mas, mengklaim kemenangan kaum separatis tersebut.

"Kami menang. Ada dua kemenangan malam ini, satu untuk 'Ya', dan lainnya untuk demokrasi," kata Mas di hadapan kerumunan orang, di Barcelona, Spanyol, Minggu (27/9), dikutip dari Huffington Post.

Hasil pemilu referendum yang dilansir kantor berita Reuters mengatakan, kaum separatis Catalunya, lewat Koalisi Partai Junts pel Si (Together for Yes) telah mendapatkan 72 dari 135 kursi parlemen.

Kemenangan ini kian mendekatkan warga Catalunya untuk mewujudkan pemisahan diri dari Spanyol dan merencanakan kemerdekaan paling lambat tahun 2017.

Kaum separatis Catalunya sejak lama mendorong kemerdekaan atau pemisahan diri lewat referendum, namun pemerintahan pusat Spanyol menolak memberikan izin.

Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, mengatakan, rencana pemisahan diri tersebut sebagai omong kosong dan berjanji menghalaunya lewat upaya-upaya hukum. Konstitusi Spanyol tidak mengizinkan wilayah tertentu untuk memisahkan diri.

Hal tersebut mendorong kaum separatis mengajukan de facto plebiscite, yakni pemungutan suara yang dilakukan sebuah populasi untuk menerima atau menolak pemberlakuan suatu usulan kebijakan tertentu.

Pemerintah Spanyol berpendapat, pemisahan diri Catalunya selain melawan konstitusi, akan mengganggu pemulihan ekonomi untuk negara yang sedang berupaya melawan angka pengangguran sebesar 22 persen sejak beberapa tahun terakhir.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon