World Economic Forum
Iran: Ekonomi Kami akan Tumbuh 8%, Segera
Kamis, 21 Januari 2016 | 20:27 WIB
Davos, Swiss - Perekonomian Iran akan tumbuh rata-rata 8% per tahun dalam lima tahun ke depan, menurut Mohammad Nahavandian, kepala staf kepresidenan Iran.
"Iran mungkin merupakan salah satu pasar paling menjanjikan dalam beberapa dekade ke depan," kata Nahavandian di ajang World Economic Forum di Davos, Swiss, Kamis (21/1).
Dalam forum tersebut, dia memaparkan ambisi besar Iran di bidang bisnis setelah sanksi ekonomi internasional oeh negara-negara Barat dicabut Sabtu lalu, menyusul implementasi kesepakatan pelucutan nuklir yang diraih Juli 2015.
"Setelah pencabutan sanksi, angka 8% sangat layak," kata Nahavandian.
"Ada begitu banyak perusahaan yang sudah menunjukkan minat di sektor energi, ICT (teknologi informasi dan komunikasi), dan transportasi," tambahnya.
Iran sekarang bisa menyambut para investor baru dan mendorong perekonomian di kawasan dengan menyediakan rute-rute transportasi yang murah dan efektif, kata Nahavandian.
"Perekonomian dunia belum merasakan keuntungan dari kesempatan ekonomi ini," kata dia.
Berakhirnya sanksi juga berarti Iran akan segera mampu mengakses aset-aset miliknya senilai hingga US$ 150 miliar di luar negeri yang dulu dibekukan akibat sanksi.
Teheran berencana mengucurkan uang ini untuk kegiatan ekonominya, dan berinvestasi besar-besaran di sektor minyak.
Negara tersebut berambisi segera merebut kembali pangsanya di pasar minyak dunia dengan meningkatkan produksi hingga 1,5 juta barel per hari pada akhir tahun ini.
Iran memiliki cadangan kombinasi minyak dan gas alam terbesar di dunia.
"(Iran) bisa menjadi salah satu sumber terbaik untuk ketahanan energi, khususnya bagi Eropa," kata Nahavandian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




