TNI Jalankan Program Anak Asuh di Papua
Jumat, 19 Februari 2016 | 17:49 WIB
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjalankan program anak asuh di Papua. Program yang mulia ini, dilakukan para prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 406/Candra Kusuma, Purbalingga, Jawa Tengah. Adapun tugas utama Satgas ini, melakukan pengamanan perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.
Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Joni SP, mengemukakan, program anak asuh menjadikan setiap prajurit TNI memiliki anak asuh. Mereka diajarkan membaca, menulis dan berhitung serta pelajaran lainnya, terutama yang tidak ada sekolah di sekitar Pos Satgas.
"Pendidikan di Papua yang layak hanya bisa dinikmati oleh warga kota saja. Untuk warga miskin dan tinggal di pedalaman, warga tidak mendapatkan pendidikan yang cukup," ujar Joni dalam siaran persnya, Jumat (19/2).
"Tidak semua kampung yang berada di wilayah binaan Satgas Yonif 406/Candra Kusuma memiliki sekolah. Bila dilihat dari segi fasilitas, sekolah-sekolah yang berada di wilayah binaan Satgas Yonif 406 bisa dibilang jauh dari kata layak. Sekolah-sekolah yang ada belum memiliki sarana prasarana yang memadai, seperti buku tulis, buku belajar, tempat yang bersih dan nyaman," tambahnya.
Bila dilihat dari tenaga pengajar, lanjut Joni, kondisi yang ada lebih memprihatinkan. Satu sekolah hanya terdapat dua guru yang harus mengajar beberapa kelas sekaligus. Kemudian akses jalan menuju sekolah juga cukup jauh jarak tempuhnya. Bahkan, kata dia, ada sebuah kampung bernama Kampung Molov, bila akan mengajar ke daerah itu harus menyusuri sungai dengan perahu selama kurang lebih dua jam perjalanan. Tidak heran bila masih banyak murid-murid SD yang belum bisa membaca, menulis dan berhitung.
"Melihat kondisi nyata tersebut, maka Prajurit TNI Satgas Yonif 406/Candra Kusuma peduli dengan masa depan anak-anak bangsa," kata Joni.
"Dengan melaksanakan mengajar untuk anak asuhnya, dengan cara mengumpulkan anak-anak di pos atau prajurit datang ke rumah anak asuh tersebut pada saat melaksanakan anjangsana. Dengan mengajar berbagai metode, agar apa yang diajarkan dapat diterima, dimengerti, dan diingat oleh anak asuh Satgas Yonif 406/Candra Kusuma," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




