PSSI Akui Arema dan Persija ISL
Jumat, 13 April 2012 | 22:22 WIB
Menurutnya, untuk pemain semuanya tidak ada masalah, tetapi untuk klub harus ada solusi agar tidak ada lagi dualisme.
PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin tetap mengakui klub Arema Indonesia dan Persija versi ISL meski kedua klub memiliki nama yang sama dengan yang turun di IPL.
"Untuk timnas tidak ada pengotak-kotakan. Semua telah diakui demi sebuah rekonsiliasi," kata Penanggung Jawab Timnas Bernhard Limbong di Kantor PSSI Senayan, hari ini.
Pengakuan itu dibuktikan dengan tetap memanggil beberapa pemain potensial untuk memperkuat timnas U-23 yang diproyeksikan untuk SEA Games 2013 dan untuk menghadapi Inter Milan. Selain itu juga dipanggil untuk timnas Senior untuk turnamen di Palestina.
Menurutnya, untuk pemain semuanya tidak ada masalah, tetapi untuk klub harus ada solusi agar tidak ada lagi dualisme. Ada beberapa solusi yang ditawarkan yaitu merger, diadu mana yang terbaik serta diselesaikan melalui hukum positif.
Dari 37 pemain yang dipanggil untuk menjalani pelatnas di Batu Malang mulai 22 April nanti, 11 pemain di antaranya berasal dari klub Arema dan Persija baik dari ISL maupun IPL. Pemain dari ISL lebih banyak dibandingkan dengan pemain dari kompetisi resmi PSSI itu.
Untuk timnas Senior dari 29 pemain yang dipanggil ada lima pemain dari Arema dan Persija baik ISL dan IPL. Dari Arema IPL Legimin Raharjo dan Gunawan Dwi Cahyo. Untuk Persija ISL, Bambang Pamungkas tetap menjadi incaran, sedangkan dari Persija IPL adalah Hendra Adi Bayauw dan Hamdi Ramdan.
PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin tetap mengakui klub Arema Indonesia dan Persija versi ISL meski kedua klub memiliki nama yang sama dengan yang turun di IPL.
"Untuk timnas tidak ada pengotak-kotakan. Semua telah diakui demi sebuah rekonsiliasi," kata Penanggung Jawab Timnas Bernhard Limbong di Kantor PSSI Senayan, hari ini.
Pengakuan itu dibuktikan dengan tetap memanggil beberapa pemain potensial untuk memperkuat timnas U-23 yang diproyeksikan untuk SEA Games 2013 dan untuk menghadapi Inter Milan. Selain itu juga dipanggil untuk timnas Senior untuk turnamen di Palestina.
Menurutnya, untuk pemain semuanya tidak ada masalah, tetapi untuk klub harus ada solusi agar tidak ada lagi dualisme. Ada beberapa solusi yang ditawarkan yaitu merger, diadu mana yang terbaik serta diselesaikan melalui hukum positif.
Dari 37 pemain yang dipanggil untuk menjalani pelatnas di Batu Malang mulai 22 April nanti, 11 pemain di antaranya berasal dari klub Arema dan Persija baik dari ISL maupun IPL. Pemain dari ISL lebih banyak dibandingkan dengan pemain dari kompetisi resmi PSSI itu.
Untuk timnas Senior dari 29 pemain yang dipanggil ada lima pemain dari Arema dan Persija baik ISL dan IPL. Dari Arema IPL Legimin Raharjo dan Gunawan Dwi Cahyo. Untuk Persija ISL, Bambang Pamungkas tetap menjadi incaran, sedangkan dari Persija IPL adalah Hendra Adi Bayauw dan Hamdi Ramdan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




