HUT ke-15, Transjakarta Targetkan 231 Juta Penumpang
Selasa, 15 Januari 2019 | 15:24 WIBJakarta – Hari ini, Selasa (15/1), PT Transjakarta berulang tahun ke 15 tahun. Menyambut pertambahan umur tersebut, perusahaan transportasi publik yang menjadi kebanggaan warga Jakarta ini menargetkan dapat mencapai penumpang sebanyak 231 juta penumpang dengan 236 rute di tahun 2019 ini.
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Agung Wicaksono menyatakan rasa optimistis dalam umur yang bertambah menjadi 15 tahun, Transjakarta tetap menjadi tulang punggung transportasi di Ibu Kota. Meski nantinya Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dan Light Rail Transit (LRT) Jakarta akan beroperasi di Jakarta.
"Pengalaman 15 tahun yang dimulai di masa kepemimpinan Gubernur DKI Sutiyoso, Transjakarta yang telah beroperasi sejak tahun 2004 melayani masyarakat, menjadi nilai tambah bagi perusahaan transportasi milik Pemprov DKI," kata Agung, Selasa (15/1).
Selama 15 tahun, pelayanan Transjakarta terus berkembang. Pada era kepemimpinan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah dihadirkan program unggulan di bidang transportasi publik, One Karcis One Trip (OK-OTrip) yang kemudian diubah menjadi Jak Lingko.
Program ini merupakan implementasi sistem transportasi yang terintegrasi. Mulai integrasi rute, integrasi manajemen, dan integrasi pembayaran, sehingga integrasi layanan transportasi publik di Jakarta yang semakin luas.
"Integrasi ini tidak hanya melibatkan integrasi antara bus besar, bus medium, dan bus kecil di Transjakarta tetapi juga akan melibatkan transportasi berbasis rel yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti; MRT, LRT, dan sebagainya," ujarnya.
Dengan dasar itu, Agung menargetkan jumlah pelanggan mencapai 231 juta dengan 236 rute yang dilayani pada 2019. Serta pengintegrasian layanan dengan sejumlah moda transportasi. Seperti pembangunan fasilitas fisik interkoneksi antara halte TransJakarta dan stasiun MRT Jakarta yang diawali dengan halte Bunderan HI dan halte Tosari. Kemudian dilanjutkan dengan halte CSW Sisingamangaraja dan Lebak Bulus.
Juga dilakukan konektivitas halte di Pemuda Rawamangun dengan Stasiun LRT Velodrome di Rawamangun, yang menjadi integrasi fisik antara Transjakarta dengan LRT Jakarta.
"Untuk itu tahun 2019 adalah momen yang tepat merealisasikan Transportasi Jakarta terintegrasi dengan seluruh moda angkutan umum," ungkapnya.
Dipaparkannya, sepanjang tahun 2018, Transjakarta telah melayani 189,77 juta pelanggan. Jumlah ini naik 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mengangkut 144,72 juta penumpang di 2017.
Pencapaian tersebut didukung dengan penambahan rute sebanyak 33 menjadi 155 rute di akhir 2018, mengalami peningkatan dari tahun 2017 yang mencapai 122 rute.
Atas pencapaian itu, Agung menyampaikan terima kasih kepada 190 juta masyarakat yang menjadi pelanggan setia Transjakarta. Dan 9.000 sumber daya manusia (SDM) PT Transjakarta yang telah berkontribusi melayani publik setiap saat dengan optimal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




