DPRD Riau Soroti 100 Hari Kepemimpinan Gubernur dan Wagub
Minggu, 16 Juni 2019 | 07:30 WIB
Pekanbaru, Beritasatu.com - Sejumlah anggota DPRD Riau menyoroti kinerja 100 hari kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar dan Edy Natar Nasution sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Februari 2019.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau Taufik Arrahman di Pekanbaru, Sabtu (15/6/2019), menilai saat ini masih terdapat sejumlah catatan di 100 hari masa kepemimpinan Syamsuar bersama Edy. Namun begitu, dia mengapresiasi usaha dilakukan keduanya sebagai langkah awal dalam memimpin.
"Kalau 100 hari ini kan kami pikir langkah yang semua sama yang pernah dilakukan pemerintahan sebelumnya. Setelah itu apa? itu yang penting. Memang langkah awalnya sudah terlihat. Apa langkah konkretnya dan diekspose ke masyarakat biar masyarakat tahu," ujar politisi Partai Gerindra tersebut.
Legislator asal Kota Pekanbaru itu juga menyoroti persoalan penertiban aset dan program lainnya yang ke depannya harus dilakukan secara berkelanjutan.
"Ibaratnya jangan hanya panas di awal saja, harus berkelanjutan. Nah soal pembangunan begitu juga. Gubernur kan sebelum Lebaran kemarin informasinya melihat kondisi jalan, nah apa langkah konkretnya," ucapnya.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Riau, Ade Agus Hartanto menilai di seratus hari ini belum tampak kinerja yang membanggakan seperti komitmennya mewujudkan Riau lebih baik.
"Menurut saya tidak ada yang fantastis, biasa-biasa saja kinerja gubernur kita," ujar Ade Agus.
Politisi PKB Riau ini juga mempersilakan masyarakat Riau untuk menilai secara langsung kinerja duet pemimpin di Riau tersebut.
"Kita tinggal membuka jejak digital saja, apa janji-janji beliau dulu untuk 100 hari," paparnya pula.
Berikut adalah visi misi Syamsuar dan Edy Natar saat kampanye setahun silam;
1. Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang beriman, berkualitas dan berdaya saing global melalui pembangunan manusia seutuhnya.
2. Mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah yang merata, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
3. Mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri dan berdaya saing
4. Mewujudkan budaya Melayu sebagai Payung Negeri dan mengembangkan pariwisata yang berdaya saing.
5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang prima berbasis teknologi informasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




