KPU Ajukan Anggaran Pilbup Seluma Rp 29 Miliar
Kamis, 11 Juli 2019 | 10:44 WIB
Bengkulu, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seluma, Bengkulu, telah mengajukan usulan kebutuhan anggaran pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) daerah ini tahun 2020 ke pemkab setempat sebesar Rp 29 miliar.
"Kami sudah mengajukan anggaran pemilihan bupati dan wakil bupati Seluma tahun 2020 ke pemkab sebesar Rp 29 miliar. Kami berharap usulan dana pilkada ini dapat dialokasikan di APBD Perubahan 2019 atau APBD 2020 mendatang, karena tahapan pilkada akan dimulai September tahun ini," kata Ketua KPU Seluma, Sarjan Efendi, di Bengkulu, Kamis (11/7/2019).
Ia mengatakan, sesuai draf yang disusun, pelaksanaan pilkada Seluma 2020 mulai dari awal hingga tahap akhir membutuhkan dana sekitar Rp 29 miliar. Kebutuhan dana ini sudah disampaikan ke Pemkab Seluma setempat awal Juli lalu.
"Sekarang kita siap membahas anggaran Pilkada 2020 bersama TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Seluma. Hal ini dilakukan agar penganggaran dana pilkada Seluma dapat dilaksanakan sesuai harapan," ujarnya.
Sarjan menambahkan, rencana anggaran biaya (RAB) Pilbup Seluma yang dibuat KPU sesuai kebutuhan riil mulai dari tahap awal hingga akhir pelaksanaan pilkada sekitar Rp 29 miliar. "Kami berharap besaran anggaran pilkada yang diajukan ini tidak dipangkas pemkab," ujarnya.
Sebab, jika nantinya ada pengurangan anggaran dari yang diusulkan dikhawatirkan pelaksanaan tahapan pilkada di daerah ini, tidak dapat berjalan sesuai harapan.
Karena itu, KPU Seluma berharap pemkab tidak mengurangi anggaran Pilkada 2020. Sebab, dana setiap kegiatan sudah dibuat sesuai kebutuhan yang semestinya. Jika anggaran dikurangi, tahapan pilkada Seluma dikhawatirkan tidak dapat berjalan maksimal.
Meski demikian, jika ada pengurangan anggaran, KPU berharap agar pemkab membahasnya secara bersama-sama. Sebab, ada beberapa kegiatan tahapan pilkada yang anggarannya tidak boleh dikurangi, seperti honor dan publikasi.
"Anggaran honor dan publikasi kami berharap tidak dipangkas karena bila dikurangi sosialisasi pilkada di media tidak maksimal. Demikian pula bila anggaran honor dikurangi kegiatan tahapan pilkada akan terhambat," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seluma, Irihadi mengatakan, pihaknya bersama KPU siap membahas anggaran pilkada serentak 2020.
"Usulan dana pilkada 2020 yang diajukan KPU ke Pemkab Seluma segera kita bahas dan dikaji oleh TAPD dan selanjutnya dibahas bersama DPRD setempat. Pada prinsipnya Pemkab Seluma siap menganggarkan dana pilkada di APBD 2020 mendatang," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




