Waspadai Virus Blackhole di Twitter
Jumat, 27 Juli 2012 | 21:53 WIB
Jika diklik, alih-alih berisi foto, link itu justru akan mengarahkan pengguna komputer ke laman website Rusia
Sebuah virus baru kini tengah merajalela via Twitter. Membonceng tweet berisi tautan atau link foto, virus "Blackhole exploit kit" akan menjangkiti komputer pengguna Twitter jika diklik.
Virus jahta itu bekerja ketika Anda mengklik tautan tersebut, yang alih-alih berisi foto, justru akan mengarahkan pengguna komputer ke laman website Rusia yang selanjutnya akan menjejali komputer Anda malware dan program jahat lainnya.
Virus sejenis itu memang salah satu ancaman komputer yang paling jamak ditemukan dan untuk sementara hanya menyasar komputer bersistem Windows.
Ciri-ciri tweet berisi virus itu berisi pertanyaan seperti "It's you on photo?" atau "It's about you?", lalu diikuti oleh link atau tautan yang mengundang Anda untuk mengklik. Meski demikian orang-orang yang berada di belakang virus jahat itu bisa mengubah kalimatnya sewaktu-waktu.
"Jika Anda melihat tweet seperti ini, tolong jangan diklik," kata Graham Cluley, konsultan teknologi senior pada Sophos, perusahaan penyedia antivirus.
"Tidak ada foto di balik tautan itu dan akun yang mengirim tweet itu jika kemungkinan telah dibajak oleh peretas atau sengaja diciptakan oleh para peretas untuk mengirimkan pesan jahat tersebut," tutup Clueley.
Sebuah virus baru kini tengah merajalela via Twitter. Membonceng tweet berisi tautan atau link foto, virus "Blackhole exploit kit" akan menjangkiti komputer pengguna Twitter jika diklik.
Virus jahta itu bekerja ketika Anda mengklik tautan tersebut, yang alih-alih berisi foto, justru akan mengarahkan pengguna komputer ke laman website Rusia yang selanjutnya akan menjejali komputer Anda malware dan program jahat lainnya.
Virus sejenis itu memang salah satu ancaman komputer yang paling jamak ditemukan dan untuk sementara hanya menyasar komputer bersistem Windows.
Ciri-ciri tweet berisi virus itu berisi pertanyaan seperti "It's you on photo?" atau "It's about you?", lalu diikuti oleh link atau tautan yang mengundang Anda untuk mengklik. Meski demikian orang-orang yang berada di belakang virus jahat itu bisa mengubah kalimatnya sewaktu-waktu.
"Jika Anda melihat tweet seperti ini, tolong jangan diklik," kata Graham Cluley, konsultan teknologi senior pada Sophos, perusahaan penyedia antivirus.
"Tidak ada foto di balik tautan itu dan akun yang mengirim tweet itu jika kemungkinan telah dibajak oleh peretas atau sengaja diciptakan oleh para peretas untuk mengirimkan pesan jahat tersebut," tutup Clueley.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




