Polri: MIT Dibantu Teroris Filipina

Jumat, 4 Desember 2020 | 16:08 WIB
FA
IC
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: CAH
Pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Tinombala berjalan di sekitar perkampungan warga yang menjadi lokasi penyerangan yang diduga dilakukan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Dusun Lewonu, Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa 1 Desember 2020.
Pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Tinombala berjalan di sekitar perkampungan warga yang menjadi lokasi penyerangan yang diduga dilakukan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Dusun Lewonu, Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa 1 Desember 2020. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Polri mengatakan kelompok  Mujahidin Indonesia Timur (MIT) mendapatkan bantuan dari jaringan teroris yang berada di Filipina Selatan. Sepanjang tahun 2020, Polri telah menangkap sebanyak 32 orang terduga teroris. Hingga kini ada sekitar 10-11 jaringan MIT yang masih buron. 

"Sepanjang 2020 sebanyak 32 terduga teroris kelompok MIT yang diamankan tim Densus 88," kata Argo Yuwono dalam keterangannya Jumat (4/12/2020).

32 terduga teroris yang ditangkap ini berperan dalam berbagai modus termasuk mendukung dalam hal dana maupun memfasilitasi orang yang akan masuk ke Poso, Sulawesi Tengah.

"Mereka ini yang terkait dengan simpatisan (MIT) di luar Sulawesi Tengah. Mereka (ditangkap) seperti di Jakarta, Sumatera, dan tempat lainnya," tambahnya.

MIT kembali berulah saat mereka membantai empat warga yang merupakan satu keluarga di Desa Lembontonga, Kabupaten Sigi, Sulteng.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon