KPU Depok Jemput Hak Suara 524 Pasien Covid-19

Rabu, 9 Desember 2020 | 17:19 WIB
BH
FH
Penulis: Bhakti Hariani | Editor: FER
Petugas KPPS saat menyambangi RS Hasanah Graha Afiah di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020) untuk mengambil suara pasien Covid-19 dengan gejala ringan dalam Pilkada Depok 2020
Petugas KPPS saat menyambangi RS Hasanah Graha Afiah di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020) untuk mengambil suara pasien Covid-19 dengan gejala ringan dalam Pilkada Depok 2020 (Beritasatu Photo/Bhakti Hariani)

Depok, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok melalui Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memfasilitasi pemberian hak suara dari pasien Covid-19 yang dirawat di 24 rumah sakit se-Kota Depok. Sebanyak 524 orang pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala menyalurkan hak pilihnya dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, 524 orang ini telah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Mereka kemudian memakai formulir pindah memilih atau A5 karena pemilihan dilakukan di TPS yang berdekatan dengan rumah sakit.

"Semua yang ada di rumah sakit terlayani dengan baik ya. Petugas KPPS terdekat dengan rumah sakit menjemput hak suara mereka lengkap dengan mengenakan hazmat. Pasien yang menyalurkan hak suaranya adalah mereka yang bergejala ringan dan sedang. Untuk yang memakai ventilator tidak kami datangi," tutur Nana di Kantor KPU Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020).

Dikatakan Nana, berdasarkan pantauan KPU, pelaksanaan Pilkada Depok berjalan lancar dan kondusif. Untuk menentukan siapa pemenangnya, Nana mengatakan hal tersebut baru bisa ditetapkan melalui perhitungan resmi manual berjenjang yang dijadikan dasar menetapkan kandidst terpilih.

"Saat ini kalau ada quickcount maka itu bukan atas dasar penetapan KPU. Dasar kami ada pada rekapitulasi berjenjang dari tingkat kecamatan sampai kota. Untuk rapat pleno tingkat kota akan kami gelar pada tanggal 15 Desember," tutur Nana.

Sementara itu, berdasarkan hasil perhitungan cepat dan pantauan data di TPS-TPS se-Kota Depok, pasangan nomor urut 02 Mohammad Idris-Imam Budi Hartono unggul. Pasangan Idris-Imam unggul diantaranya di TPS 33 Kelurahan Mampang yakni sebanyak 125 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 01 Pradi Supriatna-Afifah Alia mengantongi 93 suara.

Pada TPS 18 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, pasangan Idris-Imam unggul dengan 105 suara dan pasangan Pradi-Afifah 78 suara.

Antusiasme warga Depok sendiri terbilang baik untuk mencoblos. Hal ini dapat dilihat pada pagi hari pukul 07.00, warga Depok sudah mendatangi TPS untuk mencoblos. Warga juga menaati jam kedatangan untuk mencoblos yang memang telah diatur agar tak terjadi kerumunan.

Hardono, seorang pemilih dalam Pilkada Depok mengatakan bahwa dirinya mencoblos sejak pukul 07.00. "Masih pagi enak dapat giliran pertama ya alhamdulillah. Jadi masih bersih dan segar serta sehat," kata warga Kecamatan Sukmajaya ini.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon