Ditemukan, Nyamuk Jenis Baru yang Berpotensi Sebarkan Malaria Lebih Besar

Senin, 17 September 2012 | 15:10 WIB
II
B
Penulis: Independent/Ririn Indriani | Editor: B1
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue.
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue. (Thenews)
Spesies baru yang tidak berperilaku seperti nyamuk biasa ini ditemukan para ilmuwan di Kenya, Afrika.

Para ilmuwan telah menemukan sebuah generasi baru nyamuk di Afrika, yang tampaknya memiliki potensi  menyebabkan ratusan ribu korban tewas akibat malaria.

Para peneliti mengatakan, penemuan ini mengkhawatirkan karena spesies baru tersebut tidak berperilaku seperti nyamuk biasa.

Berbeda dengan Anopheles betina -- penyebab utama malaria, spesies baru ini tidak perlu menunggu waktu sampai malam dan menggigit orang yang berada di luar ruangan di sore hari.

Yang lebih mengkhawatirkan bagi para ilmuwan adalah, mereka belum mampu mencocokkan DNA dari spesies baru tersebut dengan setiap variasi nyamuk yang ada.

"Kami mengamati bahwa banyak nyamuk yang kami tangkap - termasuk nyamuk yang menyebarkan malaria - tidak secara fisik menyerupai nyamuk malaria lain yang dikenal," kata Jennifer Stevenson dari London School of Hygiene dan Tropical Medicine.

Analisis menunjukkan, bahwa DNA mereka berbeda dari urutan yang tersedia untuk nyamuk penyebab malaria yang dikenal di Afrika. 

Para peneliti juga khawatir, bahwa pola makan siang dari spesies baru nyamuk tersebut merupakan tantangan serius untuk mengendalikan penyakit ini.

Para peneliti menemukan spesies tersebut di sebuah desa di dataran tinggi Kenya barat, di mana mereka mendirikan perangkap di dalam dan di luar ruangan. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon