ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wapres: Negosiasi Pembebasan Pilot Susi Air Terus Dilakukan

Senin, 17 Juli 2023 | 04:14 WIB
EM
MF
Penulis: Edy Musahidin | Editor: DIN
Wakil Presiden Ma ruf Amin didampingi, Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw dan Bupati Manokwari memberikan keterangan pers, Minggu, 16 Juli 2023.
Wakil Presiden Ma ruf Amin didampingi, Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw dan Bupati Manokwari memberikan keterangan pers, Minggu, 16 Juli 2023. (Beritasatu.com/Edy Musahidin)

Manokwari, Beritasatu.com - Hampir 5 bulan Pilot Susi Air asal Selandia Baru Captain Philips MARKS Mahrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di bawah pimpinan Egianus Kogoya gagal dibebaskan.

Padahal pemerintah dan seluruh tokoh sudah melakukan negosiasi dengan KKB agar Pilot Susi Air Captain Philips Marks Mahrtens dibebaskan. Namun, upaya negosiasi yang dilakukan berbagai pihak gagal.

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin saat berkunjung ke Manokwari mengatakan negosiasi pembebasan pilot Susi air Captain Philips Marks Mahrtens terus dilakukan oleh pemerintah. "Mengenai pilot disandera KKB terus dilakukan dan negosiasi terus," kata Ma'ruf Amin, Minggu (16/7/2023).

ADVERTISEMENT

Ma'ruf Amin mengatakan panglima TNI telah memberikan penjelasan tentang rencana-rencana itu. "Seperti apa hasilnya kita tunggu aja," katanya.

Ia menyebutkan, tim negosiasi terdiri dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk bisa membebaskan pilot Susi Air. "Sebaiknya tidak dalam bentuk sifatnya serangan yang frontal. Sebab itu resikonya, akan banyak korban. Karena itu lebih bersifat melakukan negosiasi-negosiasi dan perundingan supaya yang disandera bisa diselamatkan," tuturnya.

Sebelumnya, informasi yang beredar bahwa Egianus Kogoya meminta uang tembusan agar Pilot Susi air yang disanderanya dapat dibebaskan. Namun hal itu dibantah oleh Egianus Kogoya bahwa tidak pernah meminta uang tebusan Rp 5 miliar untuk pembebasan pilot Susi Air asal Selandia Baru tersebut.

"Itu tidak benar, sejak kapan saya minta uang tebusan Rp 5 miliar," kata Egianus Kogoya dalam unggahan video yang beredar.

Egianus Kogoya mengatakan pilot Susi Air dapat dibebaskan apabila pemerintah memberikan kemerdekaan bagi Papua. "Kalau pilot Susi air mau dibebaskan berikan kemerdekaan bagi Papua," cetusnya.

Kelompok Kriminal Bersenjata bersikeras pada tuntutan agar Papua berdiri sendiri dan keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wapres Tinjau Pembangunan MRT Fase 2A Harmoni-Sawah Besar

Wapres Tinjau Pembangunan MRT Fase 2A Harmoni-Sawah Besar

MULTIMEDIA
Wapres Targetkan Bendungan Jragung di Semarang Rampung pada 2026

Wapres Targetkan Bendungan Jragung di Semarang Rampung pada 2026

NASIONAL
Wapres Gibran: Banyak Kejutan pada 17 Agustus

Wapres Gibran: Banyak Kejutan pada 17 Agustus

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon