ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Percetakan di Salatiga Kebanjiran Pesanan dari Caleg

Rabu, 17 Januari 2024 | 14:56 WIB
HU
BW
Penulis: Hanes Walda Mufti Utomo | Editor: BW
Masa kampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha percetakan di Kota Salatiga. Jawa Tengah, Rabu 17 Januari 2024. Mereka kebanjiran pesanan dari peserta pemilu dan meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah.
Masa kampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha percetakan di Kota Salatiga. Jawa Tengah, Rabu 17 Januari 2024. Mereka kebanjiran pesanan dari peserta pemilu dan meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah. (Beritasatu.com/Hanes)

Salatiga, Beritasatu.com - Masa kampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha percetakan di Kota Salatiga. Jawa Tengah. Mereka kebanjiran pesanan dari peserta pemilu dan meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Pesanan yang kini dikerjakan pengusaha percetakan dalam masa kampanye Pemilu 2024 berupa banner, baliho, stiker, dan kalender yang digunakan partai politik (parpol) serta calon legislatif (caleg) yang memesan alat peraga kampanye (APK) untuk kebutuhan kampanye.

Seperti halnya percetakan di Jalan Fatmawati, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, hampir setiap hari sejumlah pekerjanya disibukkan membuat poster, banner, spanduk dan sebagainya untuk keperluan kampanye.

ADVERTISEMENT

Pengelola percetakan, Wiwit Fitriani mengatakan, pesanan mulai terlihat naik setelah pengundian nomor urut calon presiden dan juga caleg. Kenaikan pada masa pemilu ini diperkirakan lebih dari tiga kali lipat dari hari biasanya.

“Untuk kampanye ini kami mulai ramai pada November hingga sekarang. Kalau rata-rata peningkatannya lebih dari 300 persen,” kata Wiwit kepada Beritasatu.com, Rabu (17/1/2024).

Jika hari biasa hanya mencetak spanduk berkisar hanya 200 meter kini mencapai ribuan meter. Bahkan omzet per bulan mencapai ratusan juta rupiah.

Pelanggan yang membuat atribut kampanye beragam mulai dari tim sukses, caleg DPR, DPRD kota/kabupaten serta provinsi, bahkan dari luar pulau Jawa.

“Harga cetaknya ini tidak ada kenaikan. Jadi harganya tetap seperti biasa mulai dari Rp 12.500 hingga Rp 18.000 per meter sesuai bahan dan ukuran,” jelasnya.

Saat ini akibat makin tingginya orderan yang masuk, pengelola percetakan menambah pekerja dari semula 15 orang dan kini menjadi 25 orang.

Seorang caleg yang memesan APK, Eko Purnomo mengatakan, kampanye konvensional dengan memasang poster dan baliho lebih efektif dibandingkan dengan sistem digital.

“Bukan hanya spanduk saja sih, kemarin cetak stiker, kartu nama dan lainnya. Memang saat ini kalau memakai spanduk salah satu cara yang efektif meskipun sekarang itu era digital,” kata Eko.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lebih dari Sekadar Wajar, Kampanye My Baby Soroti Perjuangan Ibu

Lebih dari Sekadar Wajar, Kampanye My Baby Soroti Perjuangan Ibu

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon